Loading...

P2L Jadi Solusi kebutuhan Pangan di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis

P2L Jadi Solusi kebutuhan Pangan di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis
Salah satu program yang mendukung Ketahanan Pangan sebagai sumber pangan keluarga adalah program Pengembangan Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan dengan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Kegiatan ini dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatan ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan, serta pendapatan. Kegiatan P2L dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penanganan rawan pangan prioritas intervensi stunting dan penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan dan pemantapan daerah tahan pangan. Pada masa pandemi COVID-19 ini, P2L merupakan salah satu upaya untuk menjamin ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga. Upaya tersebut akan optimal dengan peningkatan aspek budidaya, manajemen usaha dan kelembagaan. Sampai tahun 2021 ini sejak P2L ini di program sebanyak 25 Kelompok Wanita Tani yang ada di kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis telah melakukan kegiatan P2l ini, dengan harapan mereka akan mampu meningkatkan perekonomian keluarga mereka. Dengan adanya kegiatan ini pekarangan-pekarangan yang selama ini di biarkan terbengkalai atau lebih banyak ditanami bunga-bunga kini berubah menjadi pekarangan yang indah dan menghasilkan. Dengan adanya kegiatan P2L ini membuat ibu-ibu semakin produktif. Dari kegiatan P2L yang ada di Kecamatan Pinggir ada dua Kelompok Wanita Tani yang telah dibantu dalam pembuatan rumah bibitnya P2Lnya, yaitu KWT Mahkota Dewa Desa Buloh Apo dan KWT Prakarya Kakapali Desa Pangkalan Libut. Adanya rumah bibit ini diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan bibit dalam budidaya tanaman hortikultura didesa tersebut dan kalau memungkinkan akan mampu memenuhi kebutuhan bibit hortikultura di Kecamatan Pinggir. P2L ini bisa dijadikan program unggulan di daerah atau desa-desa, karena hasilnya jelas, yaitu memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan ekonomi keluarga. Selain menghasilkan kegiatan ini bias menjadi tempat agrowisata di desa tersebut. Jika kegiatan P2L ini bias diterapkan di setiap desa maka kebutuhan pangan di kecamatan pinggir akan mampu terpenuhi. Penulis : Lidia Bangun, SP