Loading...

Pakan Ternak Alternatif Tape Jerami

Pakan Ternak Alternatif Tape Jerami
Tape Jerami – Olahan Pakan Sapi Alternatif Jika anda adalah seorang peternak sapi, salah satu hal yang perlu anda cermati adalah mengenai apa saja yang menjadi bahan makanan ternak anda. Pada umumnya, jika seseorang beternak sapi, mereka akan menggunakan hijauan antara lain berupa rumput-rumputan sebagai bahan utama makanan bagi ternak. Jika rerumputan sulit didapatkan, jerami padi biasanya digunakan sebagai alternatif pengganti. Namun perlu anda ketahui bahwa jerami padi tidak memiliki kandungan protein yang cukup tinggi untuk menunjang produksi sapi. Ditambah lagi, jerami padi adalah bahan makanan yang sulit dicerna oleh sapi anda dikarenakan teksturnya yang kasar. Oleh sebab itu, sebaiknya diberikan dalam jumlah terbatas. Akan lebih baik lagi jika jerami pada hanya merupakan bahan tambahan. Artinya, jerami tidak diberikan setiap hari secara penuh, tetap harus ditambahkan hijauan sebagai bahan pakan sapi yang utama. Namun jika nantinya jerami padi juga mulai sulit diperoleh, seharusnya peternak sudah mulai berpikir untuk mengolahnya pada saat stok berlebih, antara lain dengan cara dibuat menjadi tape jerami atau jerami fermentasi. Apa itu Tape Jerami? Tape jerami adalah salah satu hasil dari proses pengawetan, pengolahan jerami untuk peningkatan kualitasnya. Mengapa kualitas harus ditingkatkan? Hal tersebut didasari oleh kenyataan bahwa kandungan protein pada jerami padi yang sangat rendah, berkisar pada angka 2-3%. Berdasarkan penelitian, hanya dengan sedikit sentuhan teknologi sederhana saja, anda dapat menyulap jerami padi menjadi tape jerami yang lebih bergizi, dengan kandungan protein hingga 7%. Angka ini cukup signifikan, apalagi ditunjang dengan kelebihan lain yaitu lebih mudah dicerna, serta peningkatan palatabilitas (tingkat kesukaan) dari aroma yang dihasilkan (mirip karamel). Bagaimana cara membuat Tape Jerami? Untuk membuat pakan sapi berupa tape jerami ini, anda hanya perlu mempersiapkan beberapa bahan dasar yakni jerami padi dalam kondisi kering kurang Lebih 1 ton, 1 botol bioactivator/EM4 yang berfungsi sebagai ragi, 500 gram gula jawa atau Molase 1 liter, air sekitar 300-400 liter. Pertama, anda perlu membuat sebuah tempat pengolahan (berupa lubang) yang teduh dan kering, kemudian letakkan satu lapis jerami padi di atasnya dan diinjak-injak hingga padat. Usahakan memilih jerami dari padi tingginya minimal 20 cm. Langkah selanjutnya adalah menyemprotkan larutan bioactivator (EM4) yang telah diencerkan dengan menambahkan molases + air, lapis demi lapis. Ulangi lagi prosedur di atas di setiap lapisan jerami. Setelah dirasa cukup, tutupi bagian atasnya dengan jerami kering atau plastik hitam. Diamkan selama 7 hingga 10 hari, maka tape jerami siap diberikan kepada ternak sapi anda. (Admin_Wardoyo, SP, Samiadi)