Loading...

PAKAN TERNAK POHON TURI UNTUK SAPI POTONG

PAKAN TERNAK POHON TURI UNTUK SAPI POTONG
Pengelolaan pakan secara baik menjadi bagian yang sangat penting dalam usaha peternakan. Hal ini dikarenakan pakan berkualitas tidak saja menentukan sukses tidaknya usahaternak akan tetapi juga komponen terbesar dari biaya produksi. Untuk itu, agar lebih menghemat biaya pakan ini, perlu pengetahuan tentang bahan bakunya yang banyak tersedia di lingkungan kita.Supaya pemberian pakan kepada ternak khususnya sapi potong dapat terpenuhi secara baik, salah satunya para peternak dapat memanfaatkan Pohon Turi sebagai pakan alternatif. Pohon Turi sebagai bahan pakan, mempunyai potensi yang sangat bagus untuk ternak baik ternak ruminansia seperti sapi, maupun non-ruminansia. Hal ini dikarenakan Pohon Turi memiliki kadar Protein Kasar (PK) yang tinggi untuk nutrisi ternak, sehingga ternak kita cepat gemuk, dan produksi susu ternak akan meningkat. Dibalik keunggulannya, Pohon Turi juga mempunyai zat antinutrisi yang berbahaya bagi ternak, sehigga perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada ternak.Turi memiliki nama ilmiah Sesbania grandiflora yang merupakan tanaman leguminosa yang dapat tumbuh dengan baik di tanah yang tidak subur, terkadang juga dapat tumbuh pada tanah yang banyak genangan air dengan ketinggian di bawah 1.500 di atas permukaan laut. Turi dapat tumbuh hingga ketinggian 10 meter. Akarnya berbintil-bintil sehinga dapat menyuburkan tanah. Bunganya berbentuk seperti kupu-kupu berwarna merah muda atau putih. Turi pada umumnya banyak dimanfaatkan sebagai pohon pelindung karena tumbuhnya yang merambat. Manfaat lainnya dapat dijadikan sebagai lalapan atau sayur yaitu polong dan bunganya, dapat juga dijadikan sebagai obat tradisional yaitu kulit kayunya yang direbus dan airnya diminum yang dapat mengobati sariawan, disentri, dan diare.Pohon turi tidak berusia panjang, dapat tumbuh dengan cepat, mempunyai akar yang dangkal, dan memiliki cabang-cabang yang menggantung. Tanaman turi berupa tanaman pohon dengan cabang yang jarang, kemudian mendatar, batang utamanya tegak, tajuk cenderung meninggi, dan memiliki daun majemuk. Pohon turi memiliki mahkota putih, jenis kupu-kupu Faboideae, buahnya polong, dan menggantung. Ciri-ciri pohon TuriBatang. Pohon turi mempunyai sedikit cabang, dengan tinggi antara 8-15 meter, dan diameter sekitra 25-30 cm, kulit luar batangnya bewarna abu-abu kehitaman, kasar, mempunyai retakan vertical yang panjang selebar 1-2 cm. Kulit kayu bila ditoreh akan mengeluarkan lender kuning kemerahan.Daun. Daunnya majemuk menyirip sepanjang 30 cm, dengan jumlah anak daun genap atau berpasangan, sekitar 20-50 anak daun per tangkai. Bentuk daunnya lonjong atau oval.Bunga. Bunga daun turi mempunyi bentuk seperti tandan, muncul pada ketiak daun. Kelopak daun seperti bulan sabit, dan mahkota bunga menggantung berbentuk semacam lonceng. Jika kita bedakan jenis atau varietasnya, mahkota bunga turi dapat kita bagi dua tipe yakni berwarna putih dan berwarna merah.Buah. Polongnya pohon turi menggantung berbentuk ramping, dan lurus, dengan ujung meramping. Ukuran panjang polong sekitar 30-50 cm, dengan lebarnya 1-1,5 cm. Saat masih muda buahnya berwana hijau, dan selanjutnya setelah menua, buahnya bewarna kuning.Penyebaran. Pohon turi bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian 0,1-1000 meter diatas permukaan laut. Biasanya buahnya kurang bagus jika hidup lebih dari ketinggian itu. Dapat berkembang pada berbagai macam tekstur tanah dan drainase yang tidak bagus. Pohon turi berkembang dengan banyak menggunakan steak batang atau biji.Turi sebagai hijauan pakan ternak. Daun Turi mengandung protein yang tinggi dan berkualitas. Tiap 100 gram berat kering, daun turi mengandung 36% protein kasar dan serat kasar yang rendah antara dibawah 18 %. Namun demikian daun turi memiliki kandungan zat anti nutrisi yaitu saponin dan tanin, sejauh ini belum ada reaksi toksik yang terjadi pada ruminansia. Kandungan nutrisi pada daun turi sebagai hijauan pakan ternak adalah : PK 30,1%; EK 4,825 kkal/g; SDN 24,4%; Lignin 2,7%; Abu 7,5%; Ca 1,5%.Cara pemberian pakan pada ternak. Pemberian daun turi pada ternak bisa dalam bentuk segar atau yang menjadi tepung, yang kemudian dicampur dengan bahan pakan ternak. Pada sapi dapat diberikan secara langsung. Daun turi yang telah kering, kemudian digilling menjadi tepung dapat digunakan sebagai bahan campuran pakan ternak atau kosentrat. Tujuan daun pohon turi dijemur adalah untuk mengurangi kadar air sehingga mudah digiling, dan mengurangi zat sponin yang berbahaya bagi ternak. Biasanya, dimusim kemarau banyak rumput yang kering dan bahkan mati. Untuk itu, para peternak yang kesulitan mendapatkan pakan untuk ternaknya bisa memanfaatkan tanaman turi yang mempunyai daya adaptasi di musim kemarau sebagai pakan alternatif sehingga tetap dapat memenuhi kebutuhan pakan ternaknya secara baik. (Inang Sriati). Sumber : 1) https://www.peternakankita.com/pohon-turi-sebagai-pakan-ternak/ 2) https://www.google.co.id/search?q=DAUN+TURI3) https://www.situs-peternakan.com/daun-turi-sebagai-pakan-ternak-kaya-protein/