Loading...

PANEN DAN PASCA PANEN TANAMAN JAGUNG

PANEN DAN PASCA PANEN TANAMAN JAGUNG
Umur panen jagung hibrida tergantung pada jenis dan varietas nya.Namun,ada beberapa ciri-ciri khusus yang menandakan jagung yang telah siap dipanen.Salah satunya adalah kelobotnya sudah berwarna putih kecoklatan dan tidak meniggalkan bekas bila bijinya ditekan menggunakan kuku. Sebelum dipanen,kelobot buah jagung dikupas dan dipangkas bagian atasnya sehingga yang tersisa dipohon adalah buah jagung yang masih berkelobot,tetapi telah terkupas.Tujuan perlakuan ini mempercepat proses pengeringan jagung.Setelah beberapa hari dipohon dan dibijinya telah mengering,barulah dilakukan pemetikan.Waktu yang tepat untuk melakukan pemetikan adalah siang hari ketika cuaca terik agar kadar air biji tidak bertambah.Kadar air yang tinggi menyebabkan buah jagung rentan terkena hama dan penyakit saat pasca panen. Pemetikan buah jagung bisa dilakukan dengan memetik buah saja (tongkolan)atau sekaligus dengan kelobotnya.Jagung yang dipanen buahnya saja lebih mudah diangkut menggunakan keranjang atau karung.Semetara itu,jagung yang dipanen dengan kelobotnya memudahkan dalam pengangkutan menggunakan pikulan. Jagung tongkolan yang telah dipanen perlu dijemur kembai untuk mengantisipasi adanya biji yang belum kering.caranya bisa dengan menghamparkan diatas terpal,dianyaman bambu,atau ditempat penjemuran khusus yang sudah disemen.Selama proses penjemuran,buah jagung dibolak balik beberapa kali agar bijinya mengering secara merata Salah satu kegiatan yang kritis dalam penanganan pascapanen di tingkat petani adalah pemipilan karena kehilangan hasil pada tahap ini dapat mencapai 4%. Pemipilan merupakan kegiatan melepaskan biji dari tongkol, memisahkan tongkol, dan memisahkan kotoran dari jagung pipilan. Tujuannya adalah untuk menghindarkan kerusakan, menekan kehilangan, memudahkan pengangkutan, dan memudahkan pengolahan selanjutnya. Oleh karenanya, sebaiknya pemipilan dilakukan pada saat yang tepat, yaitu saat kadar air jagung berkisar 17-20%. Penjemuran dalam bentuk pipilan memakan waktu 2-4 hari pada musim hujan dan 1-2 hari pada musim kemarau. Setelah jagung dipipil, terutama jagung yang dipipil dengan mesin atau alat pemipil perlu dibersihkan dari kotoran-kotoran. Kotoran-kotoran yang tercampur dengan jagung pipil misalnya tanah, potongan janggel, biji yang pecah, biji yang lapuk, dan batu. Pembersihan jagung pipilan dari kotoran dapat dilakukan secara manual atau dengan menggunakan alat. Jika tidak langsung dijual,jagung pipilan yang sudah dikemas bisa disimpan didalam gudang. Gudang tempat penyimpanan harus selalu dalam keadaan kering dan lantainya diberi alas dari papan kayu.Selain itu,lantai gudang harus disemprot terlebih dahulu dengan pestisida dan disenfektan agar biji jagung yang tersimpan terhindar dari serangan hama dan penyakit pasca panen.Sirkulasi udara dalam gudang juga harus terjaga baik dan usahakan kelembapannya selalu rendah untuk mencegah timbulnya jamur.