Loading...

PANEN PERDANA CABE RAWIT DI KECAMATAN KOTABARU KABUPATEN ENDE DAN PERAN AGEN PENYULUHAN PERTANIAN

PANEN PERDANA CABE RAWIT DI KECAMATAN KOTABARU KABUPATEN ENDE DAN PERAN AGEN PENYULUHAN PERTANIAN
Minggu 6 Desember 2020, bertempat di Kebun Paroki Kotabaru Ende, dilaksanakan panen perdana cabai Rawit oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende dan Romo Vikjen Keusukupan Agung Ende yang didampingi oleh Camat Kotabaru dan Pastor Paroki Kotabaru. Cabai yang ditanam oleh kelompok keagaamaan yang didampingi secara tekhnis oleh Team BPP Kotabaru. Pelaksanaan panen ini sendiri dipadukan dengan acara keagamaan yang dipimpin langsung oleh Rd. Sirilus Lena, selaku Romo Vikjen keuskupan Agung Ende. Dalam diskusi dengan Kepala Dinas Pertanian, Rd. Sirilus mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang dapat mengoptimalkan sumber daya di sekitar Paroki, yang secara ekonomi dapat keuntungan, tetapi terlebih secara sosial dapat memberikan pengaruh yang positif bagi umat Katholik yang ada di wilayah Paroki Kotabaru. Gereja tidak hanya memberikan keteladanan hidup iman saja, tetapi gereja juga perlu memberikan keteladan duniawi bagi manusia secara khusus umat di wilayah paroki. Dan beliau menitip pesan kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende untuk bisa memperhatikan paroki lain di wilayah kabupaten Ende. Kepala Dinas Pertanian Ir. Marianus Aleksander dalam sambuatannya mengatakan bahwa wilayah utara kabupaten Ende selama ini hanya dikenal sebagai daerah pangan, dengan kegiatan ini kita ingin membuktikan bahwa tanaman hortikultura juga bisa berproduksi secara baik dan dari potensi wilayah bisa dikembangkan dalam skala besar. Tetapi kita perlu areal percontohan dan manajemen kelompoktani yang berdaya saing, sehingga mampu melaksanakan program dan berhasil. Hari ini telah dibuktikan bahwa kita bisa dan dinas pertanian siap memfasilitasi usaha kelompok yang berkaitan baik dari sarana dan pendampingan tekhnis melalui teman teman Penyuluh Pertanian yang tergabung di BPP Kotabaru. Keseriusan Kepala Dinas pertanian ditandai dengan kehadiran beliau ditengah kelompok pengelolah cabai sejak tanam hingga panen sebanyak 5 kali disela sela kesibukannya yang sangat padat di tingkat kabupaten. Dionisius Viktor Baron, SST selaku Kepala BPP Kotabaru mengatakan bahwa suara para Imam masih sangat didengar oleh umat sehingga kita berkolaborasi dengan institusi keagamaan dan bahu membahu untuk melaksankan kegiatan. Disini peran BPP sebagi pusat gerakan pembangunan pertanian dapat menciptakan agen penyuluhan yang sangat disegani oleh masyarakat, dan BPP tetap sebagai team tekhnis yang selalu hadir dalam setiap kesempatan.(Felix Meko, SST)