Loading...

Panen Tanaman Mangga

Panen Tanaman Mangga
Umur PetikBuah mangga mulai dapat dipanen pada tingkat ketuaan > 85% dengan perkecualian mangga Gedong Gincu yang harus dipanen pada tingkat ketuaan 100%. Pada umumnya umur petik buah mangga dapat diperkiraan + 105-115 hari setelah bunga mekar, tetapi buah dapat juga masak lebih cepat atau lambat. Waktu petik/panen mangga tergantung pada kultivar/varietas yang ditanam. Buah mangga yang tua/matang dapat ditentukan berdasarkan tingkat kematangan buah sebagai berikut:Buah yang tua/matang:1. Lekukan ujung buah rata/hampir hilang;2. Pori-pori merata dan berwarna coklat;3. Lapisan lilin mulai mwenebal pada permukaan buah;4. Cabang tangkai buah telah kering 65%;5. Buah tidak berbunyi nyaring bila disentil;6. Bentuk buah montok dan proporsional;7. Bila buah dimasukkan ke dalam air maka buah akan tenggelam; dan8. Tekstur kulit buah berubah dari kasar menjadi halus. Buah yang belum masak/matang:1. Lekukan ujung buah masih tampak;2. Pori-pori masih belum tampak;3. Belum ada lapisan lilin;4. Cabang tangkai buah masih berwarna hijau;5. Bila disentil, buah masih berbunyi nyaring;6. Buah masih belum maksimal besarnya;7. Bila buah direndam, buah masih mengambang atau setengah mengambang; 8. Tekstur kulit buah masih kasar. Waktu PanenWaktu panen/petik dilakukan setelah tanda-tanda buah masak sudah terlihat dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Untuk keperluan domestik buah, dapat dipetik lebih masak dari pada kebutuhan untuk ekspor. Waktu petik/panen yang baik adalah pada pukul 09.00 – 15.00 agar luka bekas potongan tdak terlalu banyak mengeluarkan getah. Pada saat petik/panen diusahakan kulit buah tidak luka lecet, dan memar serta menggunakan gunting potong. Tangkai buah sebaiknya disisakan + 10 cm pada buah agar getah tidak langsung membasahi kulit buah, sebaiknya diletakkan tangkai buah menghadap ke bawah. Cara PanenUntuk mendapatkan hasil panen yang seragam dan memenuhi selera pasar, saat buah masih pentil harus sudah dirawat dengan baik, dan saat buah siap panen, cara panen harus dengan cara yang benar agar buah yang dipanen/petik tidak rusak secara mekanis (lecet, memar, kotor permukaan kulitnya).Cara panen/petik yang baik harus memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:1. Tentukan buah yang akan dipanen/petik sesuai tanda yang diberikan sebelumnya;2. Gunakan alat panen/petik yang sesuai anjuran (gunting, potong, galah bergunting dan berjala);3. Saat petik, tangkai buah diikutsertakan sepanjang + 10 cm (sepanjang satu buku buah) untuk menghindari banyak getah yang keluar agar tidak mengenai kulit buah;4. Usahakan getah dari tangkai tidak mengotori buah dengan cara meletakkan buah mangga dengan tangkai menghadap ke bawah;5. Setelah getah dirasa sudah berkurang, angkut buah mangga yang dipetik/panen dengan keranjang bambu/plastik yang beratnya kurang dari 20 kg dan diberi alas koran serta ditata maksimum dua (2) tumpukan dan diletakkan di tempat yang teduh agar tetap segar dan tidak cepat layu; dan6. Catat waktu dan lokasi panen serta jumlah buahnya. Alat PanenAlat-alat untuk panen sangat menentukan mutu buah dan tampilan fisik buah. Alat yang digunakan untuk panen secara manual antara lain:1. Gunting potong;2. Galah bergunting dan dan berjala;3. Keranjang bambu; dan4. Alat dorong angkut buah (gerobak) Pasca PanenSecara umum, urutan kegiatan penanganan pascapanen mangga sebagai berikut: Panen | Pencucian/Pra pendinginan/ Perendaman dalam air panas dan penirisan | Sortasi | Grading | Perlakuan kimia (optional) | Pengemasan | Pemeraman | Konsumen Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat)Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan