Dalam era keterbukaan informasi publik saat ini, masyarakat memiliki hak memperoleh informasi dan mengetahui apa yang dilakukan lembaga/instansi pemerintah. Lembaga/Instansi pemerintah sebagai salah satu sumber informasi perlu menyiapkan strategi komunikasi yang tepat dalam menyampaikan informasi kepada publik.Sumber gambar : fajar.co.id Penyuluhan pertanian sebagai suatu proses pembelajaran bagi para petani maupun kelembagaan petani di pedesaan, hendaknya dapat menjadi wadah di mana mereka belajar sambil berbuat untuk menjadi tahu, mau dan mampu menyelesaikan sendiri masalah-masalah yang dihadapinya secara baik, menguntungkan dan memuaskan. Sebagai bagian proses pendidikan nonformal, perlu adanya interaksi komunikasi yang baik antara penyuluh dengan petani maupun kelembagaan petani. Pertanyaannya, apakah komunikasi yang dilakukan saat ini sudah berjalan dengan baik?. Penyuluh pertanian sebagai agen perubahan harus mampu menggunakan teknik-teknik komunikasi yang paling efektif agar sasaran mau menerapkan pengetahuan barunya itu. Melalui komunikasi yang efektif dapat menunjang keberhasilan penyuluhan pertanian.Komunikasi dikatakan efektif apabila ada kesamaaan kepentingan antara yang menyampaikan informasi dengan penerima informasi, pesan yang disampaikan merupakan pemecahan masalah yang terjadi, adanya keyakinan dari penyuluh akan keunggulan pesan yang disampaikan dan pesan yang disampaikan selalu mengacu pada kepuasan dan perbaikan mutu hidup petani.Seorang penyuluh pertanian harus mampu menerapkan Lima Sikap Komunikasi Efektif yang dirangkum dalam kata R-E-A-C-H (merengkuh/meraih), sebagai berikut:1. Respect, adalah sikap menghargai individu-individu petani yang menjadi sasaran penyuluhan dengan cara meng-orang-kannya.2. Empathy, adalah kemampuan penyuluh untuk menempatkan diri pada situasi atau kondisi seperti yang dihadapi petani. Syarat utama memiliki sikap empathy adalah respect atau kemampuan untuk menghargai orang lain. Dengan menghargai dan memahami orang lain terlebih dahulu, kita dapat membangun keterbukaan dan kepercayaan yang kita perlukan dalam membangun komunikasi.3. Audible, maknanya adalah pesan yang kita sampaikan didengarkan atau dimengerti dengan baik. Untuk itu penyuluh harus mampu menggunakan berbagai media atau alat bantu penyuluhan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh petani.4. Clarity, selain pesan dapat dimengerti juga ada kejelasan dari pesan itu sendiri sehingga tidak menimbulkan multi interpretasi atau berbagai penafsiran yang berlainan. Kesalahan penafsiran dapat menimbulkan dampak yang tidak sederhana.5. Humble, adalah sikap rendah hati. Sikap ini terkait dengan sikap pertama yaitu rasa menghargai orang lain. Untuk mampu menghargai orang lain biasanya didasari oleh sikap rendah hati, mau mendengar dan menerima kritik, tidak sombong dan memandang rendah orang lain, berani mengakui kesalahan, rela memaafkan, lemah lembut, penuh pengendalian diri, dan selalu mengutamakan kepentingan yang lebih besar.Selain menerapkan Lima Sikap Komunikasi Efektif, sejalan dengan Paradigma Baru Komunikasi Publik Kementerian Pertanian yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, maka penyuluh pertanian hendaknya memenuhi unsur-unsur, sebagai berikut : a. Cerdas, kreatif dan inovatif dalam pengelolaan dan penyampaian informasi publik;b. Membangun informasi sederhana dan memilih media yang user friendly melalui berbagai media dipilih atas dasar msehingga mudah diakses, mudah untuk dibaca serta mudah untuk dipahami dan diingat serta mudah untuk disebarluaskan.c. Menyampaikan informasi lengkap tentang kebijakan pemerintah. d. Tanggap akan berbagai isu yang berkembang di masyarakat dan memberikan respon yang tepat. e. Melakukan koordinasi komunikasi agar semua pihak memiliki informasi yang cukup.f. Membantu pihak media dan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan lengkap.g. Memiliki kemampuan dalam penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).h. Memafaatkan media cetak, media elektronik dan media sosial dalam menyampaikan informasi dan materi penyuluhan. (nurlaily) Sumber :1. Paparan Paradigma Baru Komunikasi Publik Kementerian Pertanian 20162. http://Setbakorluh.jatengprov.go.id