Loading...

PASCA PANEN PADI

PASCA PANEN PADI
Teknik penanganan pasca panen padi adalah strategi untuk meningkatkan kadar produksi padi pada musim tanam berikutnya. Teknik ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko produksi padi yang menurun pada penanaman berikutnya. Maka dari itu diperlukan sebuah langkah penanganan yang pasti agar hasil yang didapat sesuai dengan yang diperkirakan . Teknik penanganan pasca panen merupakan sebuah jalan untuk memenuhi persyaratan kualitas dan mutu dari padi yang dihasilkan. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan ketika memulai pasca panen dan ini semua harus dilakukan demi terpenuhinya kualitas padi yang bermutu tinggi sesuai dengan standar pangan. Tahapaan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Pemanenan Pemanenan merupakan sebuah proses semua kegiatan yang yang dilakukan mulai dari memanen sampai menghasilkan produk setengah jadi yang dimaksud ½ jadi adalah hasil panen belum mengalami perubahan bentuk dan sifatnya. 2. Penentuan masa panen Penentuan masa panen dapat dilakukan dengan mengamati padi terlebih dahulu. 3. Teknik PemanenanTeknik Pemanenan padi bisa dilakukan dengan dua metode, yaitu metode tradisional dan metode modern. 4. Perontokan Perontokan padi merupakan istilah yang digunakan untuk melepas gabah dari tanaman padi. Proses bisa menggunakan alat tradisional dan bisa menggunakan mesin. Perontokan secara tradisional memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan. Keunggulannya adalah gabah yang dirontokkan tidak hancur, sedangkan kelemahannya adalah dibutuhkan tenaga dan waktu yang lama untuk menyelesaikan sepetak sawah. Perontokan secara modern biasanya menggunakan mesin penggiling. Keunggulan dari cara ini adalah waktu yang relatif singkat, sedangkan kelemahan dari cara ini adalah gabah kadang menjadi hancur dikarenakan penggilingan. 5. Pengangkutan6. Pengeringan7. Penyimpanan8. Penggilingan