Loading...

Pawon Putri Pegagan Kenalkan Produk Pangan Lokal & Herbal Lewat Pameran Ekspose Pangan Lokal 2021

Pawon Putri Pegagan Kenalkan Produk Pangan Lokal & Herbal Lewat Pameran Ekspose Pangan Lokal 2021
Jakarta – Di tengah pandemi virus Covid-19 sekarang ini, salah satu hal yang sangat penting untuk diperkuat adalah ketahanan pangan masyarakat melalui Diversifikasi Pangan. Salah satu misi Kementerian Pertanian (Kementan) dalam pembangunan pertanian adalah diversifikasi pangan. Sebelumnya, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan diversifikasi pangan yaitu bagaimana memenuhi kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi melalui pangan lokal. Menurut Mentan SYL, diversifikasi pangan harus dimulai dengan membangun mindset bahwa kenyang tidak harus dengan beras, ada banyak komoditas pangan yang beragam dan bergizi. Lebih lanjut Mentan SYL menegaskan bahwa upaya memasyarakatkan diversifikasi pangan perlu terus didorong kepada masyarakat, agar potensi pangan lokal yang ada bisa dioptimalkan pemanfaatannya, sekaligus meningkatkan gizi masyarakat. "Makan pangan lokal enak luar biasa, juga bergizi, sehingga daya tahan tubuh lebih kuat menghadapi Covid-19" ujar Mentan SYL. Untuk itu, Mentan SYL juga mengajak seluruh gubernur dan bupati/walikota untuk bersinergi menguatkan gerakan diversifikasi pangan ini dalam upaya mengokohkan ketahanan pangan. “Pertanian bisa menjadi solusi, termasuk dalam menghadapi covid-19. Karena itu saya minta para Gubernur, Bupati, Walikota, camat dan lurah, hingga kepala desa bahu membahu menangani ketahanan pangan, termasuk menangani dampak, ekonomi akibat covid-19,” ujarnya. Untuk lebih mengedukasi dan memasifkan pasar lokal, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan menyelenggarakan kegiatan ekspose pangan lokal 2021 di Mall Kuningan City, Jakarta, mulai 23-26 September yang diikuti 35 UMKM pangan lokal dengan tema “Pangan Lokal Sebagai Lokomotif Pembangunan Pertanian”. Dalam sambutannya Plt. Kepala BKP Kementan, Sarwo Edhy saat membuka acara mengatakan pelaku UMKM merupakan ujung tombak penggerak ekonomi nasional. “Di masa pandemi pertanian tetap eksis, walaupun sangat berdampak kepada pelaku UMKM pangan lokal dalam hal pemasaran. Untuk itu, pemerintah ikut andil untuk mengembalikan peluang pasar mereka di era new normal ini, salah satunya kegiatan ekspose pangan lokal 2021”, ungkapnya Kamis (23/9). Kepala BKP menjelaskan, bahwa 90% sektor usaha pangan adalah UMKM. Untuk itu sangatlah penting untuk melakukan penguatan industri mereka agar lebih berdaya saing. “Kendala yang dihadapi UMKM saat ini dalah keterbatasan modal, SDM, dan akses pasar. Pemerintah siap memfasilitasi mereka agar lebih berkembang”, ucap Sarwo Edhy. “Selain melakukan pembinaan maupun edukasi, kita juga memberikan fasilitas yang mereka butuhkan, misalnya pembelian alat-alat pengolahan yang tentunya sesuai dengan program pemerintah,” katanya. Sementara itu, Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, BKP Kementan, Yasid Taufik mengatakan, kegiatan ekspose pangan lokal di Mall Kuningan City merupakan yang kedua kalinya. “Pertama diadakan di Mall Bekasi dan disambut antusias oleh masyarakat. Semoga ekspose kali ini lebih antusias oleh masyarakat Jakarta”, ujarnya. Yasid menambahkan, saat ini sudah ada sekitar 500 UMKM yang dibina oleh Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), tetapi tidak semua dapat hadir dalam gelaran tersebut. “Kami punya sekitar 500 UMKM binaan, karena tempatnya terbatas untuk saat ini hanya 35 yang diundang hadir, tapi kedepannya secara bergilir akan kami undang. Semoga kegiatan ini dapat membantu permasalahan para UMKM dalam memperluas pemasaran sekaligus ajang promosi” jelas dia. Pawon Putri Pegagan Tuti Purwanti, pelaku UMKM asal Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok yang ikut tampil pada acara eskpose pangan lokal mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat sekaligus memotivasi pera pelaku UMKM. “Kami mengolah dan membuat pangan lokal, tapi dalam hal edukasi kepada masyarakat maupun pemasarannya, kami juga memerlukan dukungan serta peran pemerintah”, ucap pemilik brand Pawon Putri Pegagan ini. Dirinya juga mengatakan, kedepannya kegiatan ekspose pangan lokal sebaiknya tidak hanya dilakukan di mall saja, tetapi juga ditempat keramaian yang lain. “Dari ajang ini, kami sesama UMKM selesai acara juga saling promosi dan menjual produk teman-teman yang lain. Kami saling belajar untuk meningkatkan mutu produk dan memperbaiki diri masing-masing”, tambah Tuti. Tuti menyampaikan aneka produk Pawon Putri Pegagan yang ditampilkan dalam pameran ekspose pangan lokal ini, antara lain : singkong susu, pastel singkong, stik singkong keju, aneka cookies casava, sari kacang hijau, lemon sereh, jahe merah instan, bir pletok instan, empon-empon instan, sirup jahe merah, sirup kunyit asem, keripik singkong, kremes ubi, permen jahe dan lain-lain. Dalam kesempatan yang sama, Tuti juga mengajak masyarakat agar mengunjungi pameran ekspose pangan lokal di Mall Kuningan City mulai 23-26 September 2021. “Ayo berkunjung ke acara pameran ekspose pangan lokal, ada berbagai produk pangan lokal teman-teman se Indonesia, bagi yang belanja di stand Pawon Putri Pegagan ada harga khusus loh,” ungkapnya berpromosi. Ingin tahu lebih banyak mengenai aneka produk olahan Pawon Putri Pegagan? ikuti terus informasinya dengan cara follow : https://www.facebook.com/tuti.purwanti.313 https://www.instagram.com/pawon.putri29/ https://omli.club/pawonputri