Loading...

PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) DI JAKARTA SUDAH MULAI MENUAI HASIL

PEKARANGAN  PANGAN LESTARI (P2L)  DI  JAKARTA SUDAH MULAI MENUAI HASIL
Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di DKI Jakarta, telah membuahkan hasil yang sangat menggemberikan. Bagaimana tidak, proses kegiatan yang panjang dan melibatkan banyak fihak akhirnya berbuah manis, beberapa kelompok P2L telah melaksanakan panen perdana dengan hasil yang sangat memuaskan. Dari 16 Kelompok P2L pada tahap penumbuhan dan 2 Kelompok P2L pada tahap pengembangan hampir 75% telah melakukan panen, sisanya pada tahap pembibitan, penanaman dan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan melakukan panen bersama. Dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian, bahwa dalam 1 tahun Kelompok P2L harus mampu menghasilkan 300 Kg sayuran dan 1.500 bibit tanaman sayuran dengan berbagai jenis dan varietas, nampaknya tidak terlalu sulit untuk dicapai, mengingat pada waktu panen perdana saja ada beberapa kelompok P2L telah menghasilkan hampir 100 Kg sayuran atau sekitar 30%nya dari target sasaran dengan berbagai jenis sayuran. Padahal waktu yang tersisa untuk menyelesaikan tugas tersebut masih cukup panjang, sementara waktu panen sayuran relatif pendek. Memang diakui juga bahwa hasil capaian rata-rata kelompok P2L di DKI Jakarta masih bervariasi antara 15 s/d 20% dari target tahunan yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan karena pada umumnya kelompok masih belum berpengalaman dalam bercocok tanam sayuran secara profesional, dan masih banyaknya hambatan dan kendala yang dialami oleh kelompok P2L dalam memaksimalkan hasil panennya seperti serangan hama tikus dan hama sayuran lainnya. Peningkatan produksi yang begitu tinggi dibeberapa kelompok P2L dikarenakan sebagian besar kelompok P2L telah menerapkan inovasi teknologi hydroponik dengan baik. Pelaksanaan program P2L di Jakarta termasuk dalam upaya untuk mengatasi masalah stunting di tingkat Wilayah Kota Administrasi, maka beberapa hasil panen sebagian diberikan kepada para anggota kelompok P2L untuk dikonsumsi, sebagian lagi dijual kepada masyarakat luas untuk menjaga kontinuitas kegiatan dan sebagian lagi diberikan kepada warga masyarakat yang termasuk dalam wilayah atau daerah stunting. Pemberian hasil panen sayuran oleh kelompok P2L untuk masyarakat di daerah stunting, dibeberapa lokasi P2L rupanya dikolaborasikan dengan fihak lain, sehingga pemberian bantuan tidak hanya berupa sayuran hasil panen, juga ada paket makanan tambahan pelengkap lainnya untuk memenuhi gizi masyarakat yang terlanda stunting. Dalam rangka turut memeriahkan HUT RI Kemerdekaan RI yang ke 76 pada bulan Agustus yang akan datang, Seluruh Kelompok P2L di DKI Jakarta akan berpartisipasi dalam acara panen bersama Gubernur DKI Jakarta dan Bapak Menteri Pertanian. Untuk itu dalam bulan Juni ini semua kelompok P2L akan melakukan penanaman serentak, sehingga diharapkan akan dipanen pada tanggal 17 Agusutus 2021 secara bersama sama. Kalau saja satu kelompok P2L diperkirakan akan menghasilkan antara 50 Kg s/d 60 Kg sayuran, maka dalam waktu yang bersamaan DKI Jakarta akan memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan berupa sayuran segar sebanyak hampir 1 ton sayuran segar. Suatu hasil yang cukup bersar dalam menyumbang ketersediaan pangan bagi DKI Jakarta yang selama ini tingkat ketergantungan pangan dari daerah sentra produksi sayuran masih tinggi. (Didi Setiabudi, Penyuluh Pertanian Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, 2021)