Loading...

PELAKSANAAN SLPHT TANAMAN KOPI DAN CENGKEH BAGI PETUGAS (THLTBPP)

PELAKSANAAN SLPHT TANAMAN KOPI DAN CENGKEH  BAGI PETUGAS (THLTBPP)
KENDAL -------Setelah selesai mengadakan kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) bagi petani, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Kendal kembali mengadakan Kegiatan SLPHT dengan komoditas yang dipilih adalah tanaman kopi dan cengkeh. Kegiatan kali ini ditujukan bagi para penyuluh pertanian khususnya Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP). Sebanyak 25 orang dari UPTB Wilayah III Kaliwungu dan UPTB Wilayah V Boja mengikuti Kegiatan SLPHT Tanaman Kopi. Sedangkan kegiatan SLPHT Tanaman Cengkeh diikuti oleh 25 orang dari UPTB Wilayah II Weleri dan UPTB Wilayah IV Sukorejo. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 12 (dua belas) kali pertemuan dan dimulai dari akhir bulan April sampai awal bulan Juli ini. Di awal pertemuan dan pertemuan ke 12 (dua belas) atau akhir pelaksanaan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) dilakukan ballot box, dalam ballot box ini peserta diuji pengetahuannya tentang hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman Kopi dan Cengkeh sebelum dan sesudah mengikuti SLPHT. Pembelajaran dalam SLPHT ini diberikan dengan sistem pengamatan langsung di lapangan dan diskusi. Materi yang diberikan pada SLPHT Tanaman Cengkeh meliputi Ekosistem Umum Kebun Cengkeh, karakteristik beberapa type tanaman cengkeh, Pengamatan AAES, hama utama, penyakit utama, musuh alami, gulma, mengukur pH tanah, pemupukan, pembuatan bokhasi, perbanyakan agens hayati, perbanyakan pesnab, praktek lapang, kunjungan lapang dan lain-lain. Sedangkan materi yang diberikan pada SLPHT Tanaman Kopi meliputi Ekosistem Umum Kebun kopi, mengenal percabangan tanaman kopi, pembungaan tanaman kopi, pembuahan tanaman kopi, pembuatan roroh, Pengamatan AAES, hama utama, penyakit utama, musuh alami, gulma, mengukur pH tanah, pemupukan, pembuatan bokhasi, pembuatan pesnab, praktek lapang, kunjung lapang dan lain-lain. Kegiatan ini dibuka dan ditutup oleh Slamet, SP Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM Penyuluhan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Kendal. Harapan ke depan dengan adanya kegiatan SLPHT ini penyuluh khususnya dari THLTBPP lebih tahu, paham dan dapat mengendalikan hama atau penyakit yang biasa menyerang pada tanaman cengkeh dan kopi secara terpadu, tuturnya. (ADI ARIANTO, BKP3)