Sesuai dengan anjuran Bapak Presiden dan instruksi Kementerian Pertanian dalam rangka pencapaian 10 juta ton beras pada tahun 2014 sebagai dukungan program tersebut di Desa Simanobak Kec. Silaen penanaman sawah terus dilakukan melalui program penyuluhan. Perhitungan secara cepat hasil produksi sawah (ubinan) di Desa Simanobak telah dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2013. Luas lahan yang dipanen adalah 0,6 Ha dan varietas yang digunakan adalah Ciherang. Perlakuan yang diberikan selama proses tanam adalah menggunakan pupuk urea, ss, ponska, sp.36, z4, npk, organik nutrisi saputra, insektisida, dan racun keong mas. Selama masa produksi yaitu 120 hari diperoleh hasil ubinan dengan rata-rata sbb : Plot I dengan ubinan 2,5 x 2,5 diperoleh 6,3 gabah kering. Plot II dengan ubinan 2,5 x 2,5 diperoleh hasil 6,7 kg gabah kering. Maka rata-rata produksi adalah 6,5 kg/plot atau 10,4 ton/Ha. Menurut Malela Simanjuntak selama menggunakan varietas lokal produksi sayahnya paling tinggi 8 ton/0,6Ha dan setelah menggunakan varietas ciherang peningkatan produksi sawahnya bertambah sebesar 2 ton/0,6 Ha. Pelaksanaan ubinan tersebut telah dilakukan oleh ka. BPK Kec. Silaen, Perwakilan BPS kab. serta BP4K Kabupaten (S.Simanjuntak, SP, M.Simbolon, SP, I.Siregar,Amd, R.Tambunan,SPt, D.pakpahan) Himbauan dan harapan Ka. BP4K Ir. Tua Pangaribuan, MSc. kepada masyarakat yang ada di Kec. Silaen bila produksi telah nyata meningkat sebanyak 2 ton maka kepada petani lainnya agar untuk pertanaman berikutnya bisa menggunakan varietas tersebut sebagai pilihan yang baik. Sejahtera petani, sejahtera Kab. Toba Samosir..... posted by : Rio Tambunan (BP4K Tobasa)