Loading...

Pelatihan Budidaya Kakao tahun 2014

Pelatihan Budidaya Kakao tahun 2014
Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa negara. Di samping itu kakao juga berperan dalam mendorong pengembangan wilayah dan agroindustri. Produksi Kakao Indonesia dikenal cukup berkualitas dengan kelebihan tidak mudah meleleh. Dengan keunggulan tersebut peluang pasar Kakao Indonesia cukup terbuka baik ekspor maupun kebutuhan dalam negeri. Dengan kata lain, potensi untuk menggunakan industri kakao sebagai salah satu pendorong pertumbuhan dan distribusi pendapatan cukup terbuka Meskipun demikian, agribisnis kakao Indonesia masih menghadapi berbagai masalah kompleks antara lain produktivitas kebun masih rendah akibat serangan hama penggerek buah kakao (PBK), mutu produk masih rendah serta masih belum optimalnya pengembangan produk hilir kakao. Hal ini menjadi suatu tantangan sekaligus peluang bagi para investor untuk mengembangkan usaha dan meraih nilai tambah yang lebih besar dari agribisnis kakao (Deptan, 2005). Di Kabupaten Kediri kakao belum dibudidayakan secara meluas oleh masyarakat. Data dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur menyebutkan bahwa pada tahun 2010 areal pengusahaan kakao di perkebunan rakyat mencapai 990 Ha, dengan produksi sebesar 496 ton. Dalam rangka untuk lebih mengenalkan tanaman kakao kepada masyarakat Kab. Kediri, BKP3 Kab. Kediri melaksanakan Pelatihan Budi Daya Kakao di dua kecamatan yang berpotensi sebagai areal pengembangan, yaitu kecamatan Kandat dan Ringinrejo. Pengetahuan yang diperoleh dari Pelatihan diharapkan dapat lebih menarik minat petani untuk mengusahakan Kakao. Sasaran pelaksanaan Pelatihan Budi Daya Kakao adalah para petani anggota kelompok tani di wilayah kecamatan - kecamatan yang potensial untuk pengembangan kakao. Materi yang disampaikan dalam Pelatihan Budi Daya Kakao Tahun 2014 meliputi :1. Kebijakan Pembangunan Pertanian Kab. Kediri; 2. Budi Daya Tanaman Kakao; 3. Pengelolaan OPT Tanaman Kakao; 4. Teknik Pembibitan dan Perawatan Kakao dan 5. Rencana Tindak Lanjut.