Pelatihan Pendamping Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Kegiatan APBN Dana Dekonsentrasi Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran 2014 Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Pendamping Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Kegiatan APBN Dana Dekonsentrasi Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran 2014 yang dilaksanakan pada Hari Kamis Tanggal 10 Juli 2014 bertempat di Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar, dengan 3 (tiga) orang narasumber yaitu Bapak Drs. Pardamean Silaen (Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar), Jhonny Safril D. Berutu, SP (Pendamping Kota) dan Wilmarmax W. Pasaribu, S. ST (Kasubbid. Pengembangan Pangan Lokal), dengan peserta yang hadir sebanyak 14 (empat belas) Penyuluh Pendamping KRPL pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar.Dalam hal ini Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar memberikan kata sambutan dan pengarahan kepada 14 (empat belas) Penyuluh Pendamping KRPL di 14 (empat belas) Desa/Kelurahan yaitu Penyuluh pendamping Kelurahan Pematang Marihat, Martimbang, Nagahuta, Tong Marimbun, Siopat Suhu, Sukaraja, Sukamaju, Bantan, Bah Sorma, Gurilla, Martoba, Naga Pitu, Tanjung Pinggir, dan Naga Pita.Keempat belas (14) Kelurahan tersebut yang telah mendapat Bantuan Sosial Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan dan Kebun Bibit Desa dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebesar Rp. 47.000.000,- (empat puluh tujuh juta rupiah) per kelurahan pada Tahun 2013 telah melaksanakan kegiatan Kebun Bibitnya secara baik dan terkendali hingga keadaan tahun 2014 masih berjalan dengan baik yang didampingi oleh penyuluh pendamping KRPL.Sekaitan dengan itu keadaan Tahun 2014, Pelaksanaan Kegiatan KRPL mendapat dana bantuan untuk pengembangan Kebun Bibit sebesar Rp. 3.000.000,-/KRPL dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI. Sehubungan dengan itu sangat diharapkan agar Kelompok KRPL lebih baik dan lebih serius lagi untuk mengembangkan Kebun Bibitnya.Sebagai narasumber Bapak Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar, Drs. Pardamean Silaen, M. Si menyatakan bahwa Pelaksanaan Pelatihan Pendampingan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) bertujuan agar Penyuluh Pendamping lebih serius untuk membimbing kelompok dalam pelaksanaan kegiatannya, membantu kelompok untuk membuat dan mengelola kebun bibit, lebih lanjut memberikan informasi dan memotivasi kelompok untuk menerapkan pola konsumsi B2SA dan melaksanakan praktek penyusunan dan pengolahan menu B2SA bersama kelompok serta membantu kelompok dalam penyusunan Rencana Kerja dan Kebutuhan Anggaran Kelompok (RKKA).Disamping itu dalam Pelatihan pendamping KRPL Bapak Jhonny S.D. Berutu, SP sebagai narasumber juga menyarankan bahwa penyuluh harus mampu menggerakkan Kelompok Wanita Tani agar dapat memaksimalkan Kebun Bibit Desa / Kelurahan agar berperan maksimal sebagai supplier benih/bibit dengan komoditasnya memiliki keragaman horizontal sehingga dapat memenuhi kebutuhan benih/bibit anggota RPL (Rumah Pangan Lestari) dan atau bisnis benih/bibit komoditas KRPL.Dengan demikian penyuluh pendamping dapat mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan kegiatan dan upaya antisipasi masalah sehingga kegiatan KRPL dapat berjalan sesuai sasaran.Pada kesempatan ini Bapak Wilmarmax Pasaribu, S.ST sebagai narasumber juga mengharapkan agar penyuluh pendamping mampu menjelaskan dan meningkatkan pengetahuan Kelompok Wanita Tani Kawasan rumah pangan lestari (KRPL) akan pentingnya konsumsi pangan B2SA dan membangun budaya keluarga untuk mengonsumsi aneka ragam jenis pangan dengan porsi seimbang serta mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumber daya lokal.Pada akhir Kegiatan Pelatihan Pendamping Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Bapak Kepala Badan mengharapkan partisipasi Kelompok KRPL pada Festival Local Food (Lomba Cipta Pangan) yang akan diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar keadaan Bulan Agustus 2014 yang didampingi oleh Penyuluh pendamping lapangan pada masing-masing kelurahan/desa KRPL.Bertepatan dengan Penyelenggaraan Festival Local Food, akan di Deklarasikan One Day No Rice sebagaimana yang di instruksikan oleh Presiden melalui Gubernur maka Pemerintah Kota Pematangsiantar merencanakan pelaksanaannya setiap hari Selasa. Dengan demikian diharapkan juga oleh penyuluh mengajak kelompok KRPL untuk berpartisipasi dalam kegiatan satu hari tanpa nasi dengan mengkonsumsi pangan lokal non beras. Penulis : Herlina Veronika, SP