Loading...

Pelatihan Penyuluh Pertanian Berbasis Informasi Teknologi

Pelatihan Penyuluh Pertanian Berbasis Informasi Teknologi
Dewasa ini kemajuan teknologi informasi cukup berkembang pesat terutama di Negara kita, teknologi informsi pun telah membawa perubahan yang signifikan terutama dalam menunjang informasi bisnis dibidang pertanian. Karena teknologi informasi sangat menunjang dalam dunia pertanian maka penyuluh pertanian harus mampu mengembangkan penyuluhan yang berbasis IT, sehingga BP4K Kab. Sukabumi menyelenggarakan Apresiasi Cyber Extention yang bertempat di Villa Yustik, waktu yang dilaksanakannya pada tanggal 7 sampai 8 April 2014. Penyelenggaraan apresiasi Cyber Extention merupakan langkah awal yang dilakukan oleh BP4K Kab. Sukabumi untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan calon admin di tingkat BP3K sebagai perangkat pengelola. Tujuan dari penyelenggaran tersebut yaitu mensosialisasikan paradigma baru system penyuluhan berasis IT, memperkenalkan pengoprasian system web cyber extention, e-petani dan web BP4K Kab.Sukabumi, menjelaskan tugas pokok dan fungsi petugas tingkat admin BP4K maupun BP3K. Serta sasaran dari penyelenggaraan tersebut yaitu memahi paradigm system penyuluhan pertanian berbasis IT, peserta mampu membuat, mengedit dan mengiriman artikel, mampu mengelola system e-informasi dan e-laporan, memahami tugas pokok fungsi petugas admin. Peserta yang mengikuti dalam apresiasi ini sebanyak 47 orang dari masing - masing BP3K dan 3 orang dari admin dari BP4K. Pemateri adalam apresiasi tersebut dari Pusat Penyuluhan Pertanian kementerian Pertanian RI dan tim pengelola website BP4K Kab. Sukabumi yang merupakan ahli dalam bidang IT terutama system penyuluhan berbasis IT. Sumber biaya yang dipakai dalam pelaksanaan ini dari APBD II Kab. Sukabumi. Apresiasi tersebut sangatlah berguna untuk penyuluh terutama dalam mengakses informasi maupun materi dalam melaksanakan penyuluhan dilapangan terutama menyebarluaskan informasi dan pengetahuan untuk kemajuan pengetahuan pelaku uasaha terutama petani. Tetapi dalam pelaksanaan apresiasi tersebut peserta tidak semua bisa mengakses internet karena jaringan yang disediakan dalam pelaksanaan tersebut sangat terbatas, sehingga perlu perbaikan sarana untuk menunjang penguasaan materi dalam pelaksanaan apresiasi tersebut. Pengetahuan IT untuk penyuluh haruslah lebih mengetahui dan sarana untuk penyuluhan berbasis IT harus lengkap karena penyuluh di tuntut sebagai admin BP3K juga sebagai penyebar informasi teknologi pertanian yang baru untuk menunjang keberhasilan peningkatan produksi pertanian dan meningkatkan usaha di bidang pertanian. Penulis : Kardiyansyah (BP3K Sagaranten)