Loading...

PELATIHAN TEKNIS BUDIDAYA TANAMAN KARET DI KEC. KAMANG BARU

PELATIHAN TEKNIS BUDIDAYA TANAMAN KARET DI KEC. KAMANG BARU
Bintek atau Bimbingan Teknis Kegiatan Peningkatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Perkebunan Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung diselenggarakan pada hari Jumat, 25 Oktober 2013 di Unit Pelaksana Teknis Badan - Balai Penyuluhan Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Pelathan ini berlangsung selama satu hari dengan menghadirkan peserta berjumlah 25 orang yang berasal dari utusan kelompok tani se Kecamatan Kamang Baru yang memiliki lahan usaha tani di bidang perkebunan khususnya tanaman karet. Adapun materi yang disampaikan berjudul Pelatihan Teknis Budidaya Tanaman Karet. Materi tersebut langsung disampaikan oleh Tim dari Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung yang berjumlah 3 orang yaitu : Amdi SP, Syafrialdi SP dan Jufirman. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung yaitu Muhadiris SP, MM dan Kepala UPTB-BPK Kecamatan Kamang Baru yaitu Saherman SP. Pada acara Bintek ini, Kabid Perkebunan memberikan arahan, bimbingan dan informasi mengenai program-program yang akan dianggarkan Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung khususnya bidang Perkebunan pada tahun 2014. Program tersebut antara lain: peremajaan kebun karet, bantuan biji karet, bantuan bibit batang bawah karet, bantuan bibit entres karet, revitalisasi perkebunan, optimasi perkebunan, peningkatan jalan produksi perkebunan, dan pelatihan teknis perkebunan. Kabupaten Sijunjung yang sebagian penduduknya hidup dengan berkebun karet, saat ini hanya 30% yang pohon karetnya berasal dari bibit karet yang bermutu/unggul sementara sisanya yang 70% berasal dari bibit lokal/asalan. Kebun karet yang bibitnya berasal dari bibit asalan tidak akan meningkatkan produksi sehingga pendapatan petani tidak akan meningkat. Atas dasar itulah Pemerintah Daerah berusaha agar petani di Kabupaten Sijunjung berangsur-angsur beralih dari penggunaan bibit asalan ke bibit yang bermutu yaitu okulasi. Untuk keberhasilan program tersebut perlu adanya sosialisasi dan pelatihan bagaimana cara membuat bibit okulasi sendiri sehingga petani dapat lebih terlatih dan suatu saat mereka juga dapat membentuk kelompok penangkar bibit karet yang di Kabupaten Sijunjung jumlahnya hanya beberapa kelompok saja. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada usaha pembibitan karet okulasi, bagaimana cara mendapatkan atau membuat kebun entres, budidaya karet serta teknis penyadapan karet yang benar. Selama acara berlangsung, peserta yang hadir sangat antusias mendengarkan penyampaian materi dan terjalin pula proses komunikasi yang dua arah. Pada kesempatan ini juga diberikan waktu kepada ketua kelompok tani Nursery Sejati (Herman, S.Pt) sebagai salah satu penangkar bibit karet yang sedang berkembang di Nagari Kamang untuk memberikan motivasi kepada petani lainnya untuk mau belajar bagaimana membuat bibit karet okulasi dan menciptakan home industri pengadaan bibit karet unggul di Kabupaten Sijunjung. (M. Iwan K., SP - Admin Cyber Extension Kab. Sijunjung-Sumbar)