Loading...

Pelatihan Teknis Komoditas Jagung dan Ternak Sapi Bagi SDM Pertanian Mendukung Pengembangan Kawasan Food Estate di Pasaman Barat Sumbar

Pelatihan Teknis Komoditas Jagung dan Ternak Sapi Bagi SDM Pertanian Mendukung Pengembangan Kawasan Food Estate di Pasaman Barat Sumbar
Indonesia saat ini tengah mentransformasi pertaniannya yang konvensional menuju pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern untuk mewujudkan lumbung pangan dunia 2045. Program terobosan kementerian pertanian jaman bapak Mentan Syahrul Yasin Limpo salah satunya adalah pengembangan kawasan lumbung pangan berskala luas (food estate). Pembangunan model food estate (Lumbung Pangan) tahun 2020 lalu telah dilaksanakan di Sumatera Utara dan di Kalimantan Tengah, pada saat ini sedang tahap proses penyelesaian. Food estate akan menjadi contoh bagi semua propinsi. Pada tahun 2021, rencana pengembangan food estate diantaranya adalah kabupaten Pasaman Barat propinsi Sumatera Barat Pasaman Barat adalah kabupaten sentra utama produksi jagung di Sumbar. Rencana pengembangan kawasan food estate di daerah ini adalah komoditas tanaman pangan (padi dan jagung), hortikultura (alpukat, tanaman sayuran) dan peternakan (itik dan sapi potong). Dalam rangka meningkatkan kompetensi (peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap) sumber daya manusia pertanian baik aparatur (PNS, PPPK dan THL PPL) maupun non aparatur (petani dan peternak) khususnya komoditas jagung dan ternak sapi dan mendukung pembangunan kawasan tanaman pangan terpadu yang berdaya saing, ramah lingkungan dan modern di kawasan food estate sehingga mencapai prosuksi yang optimal, maka diadakanlah latihan teknis selama tiga hari mulai Rabu sampai Jumat, 16- 18 Juni 2021 di aula DTPHP dan aula BPP kecamatan Pasaman Pasbar. Latihan diselenggarakan kerjasama Pemda Pasbar dan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi, diikuti sebanyak 90 peserta terdiri dari masing- masing 30 peserta aparatur, non aparatur dan peternak Fokus pelatihan teknis komoditas jagung dan ternak sapi ini adalah pertama memberikan pemahaman tugas dan fungsi PPL tentang kebijakan pengembangan kawasan food estate di Pasbar serta memberikan motivasi kepada PPL dalam mengawal dan mendampingi pelaksanaan food estate, kedua memberikan dukungan teknis dan pengawalan pengembangan komoditas utama (jagung dan ternak sapi) kepada aparatur dan petani/ peternak secara bertahap dan terstruktur, dan ketiga koordinasi, kolaborasi dan sinergi kegiatan budidaya, panen, pengolahan dan pemasaran hasil dengan petani, Gapoktan Bersama, PPL, TNI dan pihak- pihak lain terkait. Output latihan teknis ini adalah aparatur (PPL) dan non aparatur (petani/ peternak) memahami tentang konsep pengembangan food estate sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan (created by: Zuhelmi/ PPL kec.Kinali)