Loading...

PELEPAH PISANG BERFOTENSI UNTUK BAHAN KERAJINAN BARANG-BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA (KERODONG NASI)

PELEPAH PISANG BERFOTENSI UNTUK BAHAN KERAJINAN BARANG-BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA (KERODONG NASI)
Pada era milenium ini dan era mendatang produk hortikultura khususnya pisang sangat eksis untuk dikembangakan, hal tersebut karena buah pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat potensial dikembangkan untuk menunjang ketahanan pangan. Tanaman pisang mempunyai sifai/potensi cepat berbuah. Karena keunggulannya dan banyaknya tanaman pisang yang diusahakan petani melimpah buah dan pelepah. Maka selain berfotensi buah juga pelepahpun sangat prosfektif sebagai bahan kerajinan tangan yang bernilai tinggi yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Masyarakat Indonesia telah memiliki kepedulian yang tinggi terhadap isu global warming. Hal ini secara tidak langsung mempengaruhi minat masyarakat untuk mulai memperhatikan produk-produk kerajinan yang btentunya ramah lingkungan. Kondisi inilah yang dimanfaatkan para pengrajin untuk menciptakan aneka macam kerajinan daur ulang limbah organik untuk menarik minat para konsumennya. Salah satu peluang usaha yang saat ini ramai dijalankan warga yaitu mengangkat limbah pelepah pisang yang dulunya tidak berguna menjadi karya seni unik dan memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Tanaman pisang dapat berproduksi sepanjang tahun dan dapat tumbuh hampir di seluruh pelosok Indonesia. Adapun sentra produksi pisang di Indonesia tersebar di 16 propinsi dan 70 kabupaten. Permintaan pasar untuk buah satu ini sangat cerah, sehingga memacu pelaku usaha/petani untuk berusahatani pisang. Pohon pisang kaya akan manfaat, ini terlihat dari batang, buah, bonggol,hingga pelepahnya. Selanjutnya buah pisang dapat dikembangkan sebagai bahan baku industri tepung pisang yang dapat dipergunakan untuk beraneka ragam produk olahan. Tak kalah juga limbahnya pun (pelepah pisang) dimasa mendatang banyak home industri sudah melirik dijadikan bahan baku kerajinan yang bernilai tinggi. Pelepah pisang yang berteksture kuat dan memiliki banyak serat sangat cocok/berpotensi untuk bahan baku seni maupun untuk membuat bahan kerajinan yang memiliki nilai tinggi. Dimusim panen tiba limbah pelepah pisang tentulah mudah didapatkan karena pohon pisang mudah tumbuh dipermukaan tanah. Selain itu juga dengan kondisi bermacam-macam tive lahan, diberbagai tempat lahan usaha petani pisang limbah pelepahnya jarang sekali dimanfaatkan, bahkan terbuang begitu saja. Dengan sedikit sentuhan tangan –tangan trampil yang bermodalkan kreativitas yang tinggi untuk berinovasi, limbah pelepah pisang tersebut kini bisa diubah menjadi kerajinan yang berpeluang menjadi usaha baru yang menghasilkan untung besar bagi setiap pelakukan. Bahkan dengan sentuhan tanagan-tangan ampil dan kreatif tidak sedikit jumlah pengrajin, suvenir cantik limbah pelepah pisang kini telah berhasil mengantarkan produknya menembus pasar dunia serta menciptakan lapangan kerja baru untuk mengurangi angka pengangguran di negara kita. Keistemewaan pelepah pisang, jika diperhatikan mempunyai pesona unik dan kesan menarik yang dihasilkan dari pelepah pisang yaitu garis-garis serat yang ada dipermukaan pelepah pisang. Serat pelepah pisang inilah yang merebut perhatian konsumen dipasar nasional dan manca negara seperti disingapura, perancis, serta Italia. Hal ini tentunya menjadi bukti kuat bagi kita bersama bahwa pada dasarnya memulai suatu usaha bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk juga dengan menyiapkan modal yang sangat sedikit dengan mengolah lmbah pelepah pisang menjadi produk baru yang mambawa berkah bagi para pengrajinnya. Produk kerajinan pelepah pisang yang dapat dihasilkan oleh pengrajin selama ini relatif beragam. Banyak pengrajin telah memproduksi beraneka ragam produk kerajinan dari pelepah pisang keperluan aneka rumah tangga antara lain: Tempat tisu, sendal jepit, vas bunag, sampul buku, wadah serbaguna, lukisan, aneka patung dan miniatur furniture, serta banyak lagi yang lainnya; Cara memanfaatkan limbah pelepah pisang agar menjadi produk-produk unik yang bernilai tinggi (perabotan rumah tangga sebagi berikut; Persiapan bahan yang digunakan; pelepah pisang, lem biji-bijian, kardus dan bahan lainnya yangmendukung untuk produk yang akan dibuatnya Persiapan alat yang digunakan aalah; gunting, pisau, seterika, dan penunjang alainnya Cara membuatnya kerajinan pelepah pisang Untuk membuat kerajinan pelepah pisang yang baik, hal utama yang harus diperhatikan adalah penanganan bahan dasar pelepah pisang secara benar sehingga hasil yang didapatkan sudah sesuai dengan permintaan; Memilih pelepah pisang yang baik (pisang kepok/raja) Proses penebangan batang pisang tidak memerlukan keahlian khusus hanya disarankan menggunakan pisau/parang yang bersih dan tajam sehingga tidak merobek atau merusak batang pisang yang ditebang. Usahakan untuk menebang dari pangkal pohon sehingga pelepahnya menjadi panjang. Setelah itu batang pisang ini di kelupas pelepahnya dan dijemur waktu lebih kurang 7 hari. Teknis penjemuran adalah maksimal 2-3 hari dari penebangan karena semakin lama dibiarkan akan banyak pelepah pisangnya yang membusuk. Setelah kering dilakukan pembelahan dan pemotongan sesuia dengan ukuran yang diinginkan. Teknik membuat tali tampar, tali tampar ini sangat diperlukan didalam membuat aneka kerajinan berbahan pelepah pisang yaitu dengan, Lilit bagian dalam, kemudian bagian dalam yang sudah dililit ini dilapisi bagian luar pelepah pisang dengan cara melingkarkan miring. Untuk mendapatkan tali tampar lebih panjang kemudian sambungkan dengan menyilang lipatan pelepah hingga menjadi tali tampar dan gulung sehingga tali tampar siap untuk diolah menjadi kerajinan. Mengolah kerajinan pelepah isang sesuia dengan motif atau sesui dengan produkolahannya (kerodong nasi/produk rumah tangga lainnya). Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang, Jun`S_BLG, zahab.blogspot dan Berbagai sumber media elektronik (Internet) Gambar : zahab.blogspot dan sumber lainnya