Loading...

PEMANFAATAN LIMBAH CAIR DARI BETERNAK KELINCI UNTUK PEMBUATAN MOL DI GAPOKTAN RUKUN MAKMUR DESA MALANG, KECAMATAN MAOSPATI, MAGETAN

PEMANFAATAN LIMBAH CAIR DARI BETERNAK KELINCI UNTUK PEMBUATAN MOL DI GAPOKTAN RUKUN MAKMUR DESA MALANG, KECAMATAN MAOSPATI, MAGETAN
Usaha peternakan kelinci selain menghasilkan produk utama berupa daging, bulu (wool), kulit bulu (fur), juga menghasilkan produk sampingan berupa limbah yaitu urine, feses (kotoran) dan sisa-sisa pakan. Limbah tersebut apabila tidak dikelola dan ditangani dengan baik, berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Feses kelinci dan sisa-sisa pakan berupa konsentrat (pellet) dan hijauan merupakan limbah organik yang masih banyak mengandung unsur-unsur nutrisi yang cukup tinggi. Limbah cair (urine) kelinci bisa ditampung dibawah kandang batere kelinci. Kesemua Limbah tersebut memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan atau diolah menjadi bahan yang lebih berguna dan mempunyai nilai ekonomis. Dalam kesempatan ini, anggota Gapoktan Rukun Makmur di Desa Malang, kecamatan Maospati berkumpul untuk diberikan pengarahan dan pelatihan tentang pemanfaatan limbah cair dari beternak kelinci. Limbah cair (urine) kelinci bisa dimanfaatkan untuk pembuatan MOL, selanjutnya bisa diaplikasikan pada tanaman padi, hortikultura, tanaman buah di pekarangan. Pengertian dari MOL MOL = Mikro Organisme Lokal. Mikroorganisme merupakan jasad hidup yang mempunyai ukuran sangat kecil. Lokal bisa diartikan : “dibuat sendiri” organisme yang berada di daerah/di lingkungan kita. mikroorganisme yang sudah beradaptasi dengan baik di sekitar lingkungan kita. MOL adalah mikroorganisme yang kita buat sendiri dengan bahan-bahan lokal. Bahan utama pembuatan MOL Karbohidrat dibutuhkan bakteri/ mikroorganisme sebagai sumber energi. diperoleh dari air cucian beras (leri), nasi basi, singkong, kentang, gandum, dedak/ bekatul dll Glukosa sumber energi bagi mikroorganisme yang bersifat spontan (lebih mudah dimakan mereka) didapat dari gula pasir, gula merah, molases, air gula, air kelapa, air nira dll Sumber Bakteri (Mikroorganisme Lokal) diperoleh dari bahan yang mengandung banyak mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman. buah-buahan busuk, sayur-sayuran busuk, keong mas, nasi, rebung bambu, bonggol pisang, urine kelinci, tapai singkong, buah maja, dll Mikroorganisme yang terkandung dalam MOL Bakteri untuk penyubur tanah Biasanya dalam MOL tidak hanya mengandung 1 jenis mikroorganisme tetapi beberapa mikroorganisme diantaranya Rhizobium sp, Azospirillium sp, Azotobacter sp, Pseudomonas sp, Bacillus sp dan bakteri pelarut phospat Hormon yang berfungsi sebagai zat perangsang tumbuhan untuk lebih memacu perkembangan sel-sel tanaman, seperti Giberellin, Sitokinin dan Auksin. Unsur-unsur dominan yang ada dalam MOL Dominan unsur Nitrogen (N), : rebung, daun gamal, pucuk-pucuk daun, dll. MOL ini sangat baik, untuk pertumbuhan vegetatif awal tanaman, Dominan unsur Nitrogen (N) dan Phosphor (P) agak berimbang, : bonggol pisang, keong mas, buah-buahan, limbah dapur, dll. MOL ini sangat baik, untuk pertumbuhan vegetatif susulan tanaman, Dominan unsur Phosphor (P), : batang pisang, biji coklat, dll. MOL ini sangat baik, untuk aplikasi masa primordial tanaman. Dominan unsur Kalium (K) : sabut kelapa, ampas teh, dll. MOL ini sangat baik, untuk aplikasi pengisian bulir. Mengapa memilih bahan baku mol urine kelinci ? Tersedia dan belum dimanfaatkan Kandungan nutrisi beragam Sederhana dan mudah di praktekkan Waktu relatif singkat Ramah Lingkungan Mudah diperoleh Murah Apa saja manfaat MOL itu ? Memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologis tanah, Menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman (POC = Pupuk Organik Cair) Menyehatkan tanaman (Dimanfaatkan untuk pestisida nabati untuk mengusir hama tanaman) Meningkatkan produksi tanaman, dan menjaga kestabilan produksi, Menambah unsur hara tanah dengan cara disiramkan ke tanah, tanaman, atau disemprotkan ke daun, Mempercepat pengomposan sampah organik atau kotoran hewan. Peran MOL dalam kompos, selain sebagai penyuplai nutrisi juga berperan sebagai komponen bioreaktor yang bertugas menjaga proses tumbuh tanaman. Apa saja bahan membuat MOL ? ± 4 kg Limbah buah-buahan yang sudah busuk (tidak terpakai) ± 4 gelas tetes tebu (molases) Jika tidak ada bisa diganti larutan gula merah o,5 kg ± 4 liter urine kelinci Bagaimana cara membuat MOL urin kelinci ? Buah-buahan dihancurkan -> dimasukkan ke ember Masukkan urin kelinci Saring larutan dengan kasa Tambahkan tetes tebu / gula merah yang telah dicairkan Masukkan ember/jerigen -> tutup rapat Tiap hari tutup dilonggarkan untuk membuang gas Biarkan selama ± 15 hari à bau segar à mol jadi Mol urin kelinci siap digunakan Cara penggunaan mol 400 cc mol dicampur dengan 14 lt air (1 tangki hand sprayer), lalu diaduk merata Penyemprotan dilakukan pagi atau sore hari Tangki dan air yang digunakan harus bersih dari pestisida Semoga bermanfaat. Oleh : NANIEK ANDAYANI, SP. PPL PNS di BPP Maospati Dinas TPHPKP Kabupaten Magetan