Tiga Kelompok Tani di BPP Kec Karanganyar tahun 2022 ditunjuk Dinas Pertanian Kab Purbalingga sebagai poktan pelaksana kegiatan fisik pengairan berupa RJIT (Rehab Jaringan Irigasi Tersier. Kelompok tersebut antara Lain poktan Tirta Sari desa Buara, poktan Karya Tani desa Kabunderan dan poktan Serba Usaha desa Kalijaran. Pengajuan poktan Karya Tani dan Tirta Sari dilakukan pada Juni 2021 sedangkan Serba Usaha pada Januari 2022. Proses penunjukan tentunya bertahap, dari veryfikasi proposal maupun lokasi oleh tim teknis Dinas Pertanian serta konsultan, penyusunan RAB dan gambar pertemuan calon kelompok penerima. Koordinasi Dinas Pertanian dengan kelompok penerima kegiatan DAK RJIT T.A. 2022 juga intens dilakukan melalui grup Whatsapp dengan unsur : Tim Teknis Dinas Pertanian, Penyuluh wilbin (Asri Utami, S.P, Retno Palupi, A.Md, Waryo, A.Md), pengurus poktan dan UPKK. Kesuksesan pengerjaan pembangunan ini memerlukan perencanaan dan koordinasi yang baik melalui musyawarah pada pertemuan Kelompok Tani. Poktan Karya Tani desa Kabunderan melakukan musyawarah pada 14 Mei 2022, Tirta Sari desa Buara 30 Mei 2022 dan Serba Usaha desa Kalijaran 31 Mei 2022. Momentum musyawarah dan diskusi tersebut menghasilkan keputusan dan komitmen yang positif, terutama bagi para anggota terdampak saluran air yang lebih baik dan lancar. Akhirnya setelah proses koordinasi dengan dinas dengan pengambilan rekomendasi pencairan termin I dan penentuan hari yang baik pada bulan Juni secara serentak 3 poktan di BPP Kec. Karanganyar memulai pengerjaan RJIT ini. Anggota kelompok sangat antusias dalam hal swadaya tenaga kerja, terutama pada proses awal berupa persiapan material/ langsir dari droping menuju lokasi dan proses galian. Tirta Sari memulai peletakan batu pertama pada Hari Jumat tanggal 3 Juni, disusul poktan Karya Tani pada Kamis 9 Juni dan Serba Usaha pada Rabu 15 Juni 2022. Pengerjaan RJIT secara swakelola ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar dengan mutu yang optimal sesuai petunjuk teknis dan pedoman berupa RAB dan gambar yang telah disusun oleh tim teknis dan konsultan Dinas Pertanian. Tim teknis Dinas Pertanian berharap pengerjaan RJIT di 3 poktan se BPP Karanganyar ini dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan. Masyarakat tani anggota poktan juga senantiasa ikut mensukseskan dan menjaga serta merawat bangunan irigasi ini agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya selama mungkin. Diperkirakan output atau pemanfaat oncoran lahan yang terairi setelah RJIT ini selesai untuk lahan areal persawahan 3 poktan ini sebenarnya meluas merambah keluar kelompok tani, sehingga manfaat oncorannya lebih luas lagi. Ketersediaan air yang mencukupi ini diharapkan mengatasi permasalahan keterlambatan pengolahan lahan dan tanam para petani maupun memperkecil resiko kekurangan air. Acara peninjauan lokasi pembangunan awal RJIT 3 poktan se BPP Kec Karanganyar oleh Tim teknis dinas telah dilakukan, bahkan poktan Karya Tani Kabunderan dan Serba Usaha Kalijaran ditinjau tepat hari pertama pengerjaan, yaitu tanggal 9 dan 15 Juni, sedangkan Tirta Sari Buara ditinjau setelah meninjau lokasi Karya Tani. Peninjauan tim teknis Dinas ini selalu dilakukan bersama Koordinator BPP Kec. Karanganyar dan PPL wilbin, lalu ditutup pengambilan gambar dan pemberian arahan serta masukan yang bersifat membangun untuk kelancaran pembangunan ini. Oleh : Rangga Aditya, Penyuluh Pertanian Lapangan BPP Kec. Karanganyar