Loading...

Pembesaran DOQ Bibit Puyuh Desa Pondok, Kec. Babadan

Pembesaran DOQ Bibit Puyuh Desa Pondok, Kec. Babadan
Mengenai pembesaran bibit puyuh petelur (DOQ) ini, ada beberapa macam teknik yang digunakan oleh peternak. Pernah dulu saya postingkan teknik-teknik apa saja yang digunakan. Kali ini akan saya ulang lagi, sekaligus mencoba membahas syarat dan prasyarat maupun ciri-ciri dan kondisi yang dibutuhkan pada salah satu tahap penting dalam rangkaian budidaya beternak burung puyuh petelur ini. Perlu diingat kembali, bahwa masa pembesaran inipun menjadi faktor penting yang ikut menentukan selanjutnya bagaimana hasil produksi si puyuh. Baik persentase produksi, juga umur atau lama produksinya. Mengenal Teknik atau Cara Pembesaran Bibit Puyuh Petelur (DOQ) Dari beberapa yang saya kenal, cara atau teknik tersebut ada 3 macam, yaitu : 1. Memakai kandang bertingkat. Kandang yang digunakan untuk masa pembesaran ini mirip dengan kandang teluran / layer. Bedanya tentu kandang ini tidak ada ruang untuk keluar telur. Selain tempat atau wadah pakan dan minumnya biasa diletakkan di dalam ruangan kandang. Tentu saja untuk pemakaian kandang bertingkat ini juga membutuhkan pemanasan. Biasanya dengan lampu listrik bohlam. Sepertinya untuk teknik ini, belum ada pemanas lain yang dipakai. Walaupun artikel ini sambil menunggu juga, barangkali diantara pengunjung ada yang pembesaran DOQ bibit puyuhnya dengan kandang bertingkat, tetapi pemanasnya menggunakan selain lampu bohlam. Adapun jumlah watt yang dipasang di masing-masing tingkat kandang pembesaran ini, sepertinya tergantung juga pada cuaca atau iklim di masing-masing daerah. Perbedaan suhu lingkungan antara pegunungan yang dingin dengan daerah pantai yang cenderung panas, berpengaruh besar juga pada suhu di dalam kandang.SURIPTO,SP ( ADMIN-BABADAN)