Loading...

Pembibitan Tembakau

Pembibitan Tembakau
a. Persiapan benih Langkah pertama dalam pembibitan adalah persiapan benih yaitu dengan menggunakan benih yang bermutu dari varietas unggul. Benih tembakau sangat kecil dengan indeks biji 50 - 80 mg/1 000 biji atau setiap gram mengandung 13000 butir benih .2. Pemilihan tempat pembibitan Tempat pembibitan harus cukup terbuka, dekat areal pertanian, mendapat sinar matahari yang cukup terutama pada pagi hari .3. Pembuatan bedengan Pembuatan bedengan diawali dengan pengolahan tanah.. Bedengan dibentuk dengan arah utara selatan yang berukuran lebar 1 m panjang 5 m sedangkan tinggi 30 cm dan jarak antar bedengan 75 - 100 cm. 4. Penaburan benih Penaburan benih dilakukan setelah bedengan semai siap tanam. Sebelum penaburan benih dilakukan pemupukan dasa NPK dosis 0,5 - 1 kg/m2, 3 sampai 4 hari sebelum sebar.Penaburan benih dicampur dengan abu atau pasir halus agar merata. 5. Pemeliharaan Pemeliharaan yang dilakukan dalam pembibitan meliputi penyiraman, pemupukan, pengaturan naungan, penjarangan mulsa, penyiangan, penjarangan tanaman, serta pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman pada pembibitan harus dilakukan secara intensif untuk memperoleh pertumbuhan bibit yang baik. Pembibitan perlu diberi naungan untuk melindungi benih dari cahaya matahari konstruksi atap naungan terbuat dari bambu berbentuk setengah lingkaran memanjang sepanjang bedengan. Naungan dapat digunakan plastik Polyetilen berukuran 5,2 m x 1,2 m x 0,5 m. Plastik Polyotilen (atap) dapat dibuka dari pukul 07.00 sampai 10.30 pada saat bibit berumur 15 - 20 hari, pukul 07.00 - 12.00 pada saat umur bibit 20 - 28 hari dan satu hari penuh setelah umur bibit 28 hari. Setelah bibit berumur 20-25 hari dapat dipindah ke lahan. Oleh Agus wikanto, SP PP MUDA CP.DARAT