Loading...

PEMBUATAN BOKASHI PUPUK KANDANG

PEMBUATAN BOKASHI PUPUK KANDANG
Bahan organik (BO) adalah bagian dari tanah yang merupakan suatu sistem kompleks dan dinamis, yang bersumber dari sisa tanaman dan atau binatang yang terdapat di dalam tanah yang terus-menerus mengalami perubahan bentuk, karena dipengaruhi oleh faktor biologi, fisika, dan kimia.Berdasarkan hasil analisa tanah yang dilakukan laboratorium tanah dinas pertanian kabupaten jombang diketahui bahwa rata rata kandungan bahan organik di kabupaten jombang berkisar antara 1,2-1,5%. Kondisi ini jauh dari kata ideal karena kandungan bahan organik yang baik untuk pertumbuhan tanaman ninimal adalah 3%.Salah satu cara untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah dengan cara memberikan pupuk bokashi pada tanah.Pupuk Bokashi dapat memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah, meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi tanaman, serta menghasilkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian yang berwawasan lingkungan.Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian bahan organik dengan teknologi EM4 (Effective Microorganisms 4). Keunggulan penggunaan teknologi EM4 adalah pupuk organik (kompos) dapat dihasilkan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan dengan cara konvensional. EM4 sendiri mengandung Azotobacter sp., Lactobacillus sp., ragi, bakteri fotosintetik dan jamur pengurai selulosa. Bahan untuk pembuatan bokashi dapat diperoleh dengan mudah di sekitar lahan pertanian, seperti jerami, rumput, tanaman kacangan, sekam, pupuk kandang atau serbuk gergajian. Namun bahan yang paling baik digunakan sebagai bahan pembuatan bokashi adalah dedak karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk mikroorganisme. Cara pembuatan pupuk bokashi:a. Bahan yang digunakan : - Pupuk kandang sebanyak 1000 kg. - Sekam sebanyak 100 kg dan dedak sebanyak 20 kg. - Molases atau gula sebanyak dua sendok makan (3 L). - EM4 sebanyak 1 L dan air secukupnya. b. Cara pembuatan - Cara pembuatan bokashi pupuk kandang Larutkan dekomposer dan tetes dengan air, Pupuk kandang, sekam dan dedak dicampur sampai rata- Siramkan larutan dekomposer sedikit sedikit ke campuran pupuk kandang sambil diaduk sampai merata. Apabila adonan di kepal air tidak menetes dan bila kepalan dibuka adonan tidak kepyrar berarti kandungan air pada adonan sudah cukup.- Adonan diletakkan pada ubin dengan ketinggian 15 – 20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni atau terpal selama 6-7 hari.- Pertahankan suhu adonan 40°c – 50°c, bila lebih tutup dibuka dan diaduk kemudian ditutup kembali. Pengecekan suhu 5 jam sekali.- Setelah 6-7 hari adonan bisa digunakan ( Bokasi sudah jadi ) Peningkatan pengetahuan petani tentang perbaikan kesuburan tanah dengan cara pengembalian bahan organik ke dalam tanah perlu untuk terus ditingkatkan. Pemahaman tentang manfaat bokashi juga sangat perlu ditanamkan. Pupuk bokashi dapat digunakan sebagai alternatif untuk menekan penggunaan pupuk kimia yang semakin meningkat.