Loading...

Pembuatan Pupuk Fosfor Cair Dari Bonggol Pisang, Desa Talun Kec.ngebel

Pembuatan Pupuk Fosfor Cair Dari Bonggol Pisang, Desa Talun Kec.ngebel
PEMBUATAN PUPUK FOSFOR CAIR DARI BONGGOL PISANG DESA TALUN KECAMATAN NGEBEL Salah satu sumber daya yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik adalah bonggol pohon pisang. Keberadaan pohon pisang sangat tidak asing di Desa Talun. Pohon pisang yang sudah panen dan tidak berbuah banyak terdapat disekitar lahan warga dan belum termanfaatkan karena kurangnya pengetahuan warga terkait pengolahan bonggol pohon pisang sebagai pupuk organik cair. Pohon pisang merupakan pohon yang dipanen buahnya dan dapat tumbuh serta berkembang dengan mudah. Pada Desa Talun terdapat banyak sekali pohon pisang yang tumbuh baik secara liar maupun hasil tanam warga. Biasanya pohon pisang di Desa Talun hanya dipanen buahnya kemudian tanamannya dibiarkan mati, padahal bonggol pisang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk yang baik. Melihat ketersediaan bonggol pisang yang tidak dimanfaatkan di dusun ini, pelatihan pembuatan pupuk fosfor cair berbahan dasar bonggol pisang dapat menjadi ilmu yang bisa diaplikasikan di Desa Talun. Cara pembuatan pupuk organik fosfor cair dari bonggol pohon pisang sangat mudah. Alat yang diperlukan adalah wadah (ember), plastik kresek, tali dan parang. Bahan yang diperlukan adalah bonggol pisang, bekatul, gula jawa, EM 4 dan air. Berikut cara pembuatannya: 1 bonggol pisang ( 3 kg) diambil dari pohon yang sudah dipanen Bonggol pisang dipotong dari batang dan kemudian dipotong kecil-kecil Bonggol pisang yang sudah dipotong dimasukkan ke dalam ember Ditambahkan 200 gr gula jawa, 1 kg bekatul, 5 tutup EM 4 dan 10 l air Semua bahan diaduk hingga menyatu dengan rata Ember ditutup dengan plastik kresek dan diikat dengan tali Setiap 2 hari sekali plastik dibuka untuk melepaskan kelebihan gas Pupuk organik cair akan jadi dalam waktu 2 minggu (Admin_Watkulil Anam, SP).