Telur merupakan salah satu jenis pangan hasil peternakan yang mudah diperoleh dan dikonsumsi. Meskipun permintaan kebutuhan telur selalu meningkat, namun sebenarnya waktu simpan telur yang baik untuk dikonsumsi tidak terlalu lama. Penyimpanan yang lama dapat menyebabkan telur membusuk atau pecah, karena kulit /cangkang telur yang rentan terhadap benturan. Salah satu cara pengawetan telur yangsudah umum dilakukan adalah dengan membuatnya menjadi telur asin.Telur banyak dikonsumsi oleh masyarakat kita sebagai sumber protein. Namun demikian, dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan kemunculan berbagai jenis makanan yang berprotein tinggi dengan rasa yang menggiurkan untuk dicoba. Oleh karena itu dalam rangka bersaing dengan jenis-jenis makanan tersebut perlu dilakukan terobosan baru agar minat konsumen terhadap telur asin tetap ada. Pembuatan telur asin rasa bawang merupakan manifestasi dari terobosan baru tersebut. Rasa bawang yang diberikan pada telur bebek dapat mengatasi persaingannya dengan berbagai macam makanan instan yang mempunyai rasa beraneka ragam, khususnya persaingan dengan makanan yang berfungsi sebagai lauk-pauk.Masyarakat peternak bebek pada saat-saat tertentu memperoleh hasil telur bebek dalam jumlah yang melimpah. Pada umumnya sebagian besar menjual telur 1 tersebut dalam keadaan mentah, sebab sebagian dari mereka memang tidak mengetahui cara mengolah / membuat telur asin. Tentu saja penjualan telur mentah ini jauh lebih murah bila dibandingkan dalam keadaan matang (sebagai telur asin), sehingga hasil penjualan telur terkadang tidak sebanding dengan biaya pemeliharaannya. Oleh karena itu perlu dilakukan terobosan baru dalam pengolahan telur bebek sebagai telur asin rasa baru yang belum banyak dikenal masyarakat dengan tujuan agar telur tersebut mempunyai harga jual yang lebih tinggi dan dapat bersaing dengan jenis makanan lauk-pauk lainnya.Alat, Bahan, dan Cara Pembuatan Telur Asin Rasa Bawanga. Alat-alat. Alat-alat yang akan dipergunakan untuk pembuatan telur asin rasa bawang adalah: bak plastik, ember, panci rebus, kompor, blender, dan pengaduk. b. Bahan-bahan. Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan adalah: telur bebek, bawang putih, tawas (sebagai pembersih kulit telur), garam dapur, air bersih (sebaiknya digunakan air matang), abu gosok dan serbuk batu bata merah yang digunakan untuk membuat pasta. c. Komposisi Bahan yang Digunakan Menurut hasil pembuatan telur asin yang sudah diperjualbelikan untuk kalangan sendiri (belum diperdagangkan di luar), maka untuk 10 telur bebek diperlukan bahanbahan di atas dengan komposisi sebagai berikut : 1. 200 gram bawang putih (telah dikupas bersih) 2. 200 gram abu gosok halus (tidak mengandung sabun)3. 400 gram serbuk batu bata merah Tawas secukupnya 4. 100 gram garam dapur (sebaiknya bukan garam dapur meja yang halus) Air bersih secukupnyad. Cara Pembuatan Telur Asin dengan Rasa Bawang Adapun langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut : 1. Telur dicuci dengan hati-hati lalu biarkan kering. 2. Bawang putih dikupas, ditimbang lalu diblender dan direbus. 3. Sambil menunggu bawang putih mendidih, siapkan ember atau wadah plastik yang sekiranya cukup untuk menempatkan 10 telur. Tuang abu gosok, serbuk batu bata merah, tawas yang sudah dihaluskan ke dalam wadah tersebut. 4. Larutkan garam dalam 100 mL air lalu diaduk. Tuang ke dalam wadah yang berisi adonan tadi, aduk-aduk dengan pengaduk (lebih baik dengan tangan). Bilas garam tadi dengan air lagi lalu tuangkan dalam adonan. 5. Masukkan larutan bawang putih yang sudah dingin ke dalam adonan lalu aduk sampai homogen hingga diperoleh bentuk pasta. 46. Buatlah lapisan pasta pada dasar wadah secara merata dan atur satu persatu telur di atas lapisan tersebut lalu tutup kembali dengan sisa pasta yang ada secara merata hingga menutupi seluruh telur. 7. Setelah  7 hari diambil satu persatu lalu dibersihkan dan dikukus selama ½ jam. Telur asin rasa bawang siap untuk dikomsumsi. Catatan : 1. Pasta yang sudah digunakan dapat digunakan kembali, tetapi dengan menambah ekstrak bawang putih secukupnya (½ dari jumlah semula) dan air untuk membentuk pasta yang homogen. 2. Bila diinginkan penghematan jumlah bawang putih dapat dilakukan dengan mengurangi setengah dari jumlah pada resep ini, namun waktu pemeraman menjadi lebih lama ( 14 hari). (Etik Piranti Apriria, S.Pt/Penyuluh Pertanian Muda)