Loading...

Pemeliharaan Dan Perawatan Tomat

Pemeliharaan Dan Perawatan Tomat
Pemeliharaan Serta Perawatan Ada kemungkinan benih tomat gagal untuk tumbuh. Karena itu, dalam pemeliharaannya, perlu dilakukan penyulaman untuk mengganti tanaman tersebut dengan benih lain yang lebih sehat. Selain penyulaman, penyiangan gulma juga perlu dilakukan. Untuk lahan yang ditutupi mulsa, penyiangan ini sangat jarang dibutuhkan. Perawatan lainnya adalah pemangkasan tanaman. Tunas yang mulai tumbuh di ketiak daun sebaiknya dipangkas agar tidak menjadi batang. Lakukan pemangkasan ini sekali dalam seminggu. Coba perhatikan juga ketinggian tanaman. Untuk mengatur ketinggian ini, ujung pohon terkadang perlu dipotong. Berikutnya, kita akan membahas pemupukan tambahan. Pada usia 1 minggu, berikan pupuk urea serta KCl yang dicampur sebanyak 1:1. Pemberian pupuk perlu diulang 2 kali lagi pada minggu ke-2 dan ke-4. Untuk penyiraman, perlu diperhatikan curah hujan yang ada. Jika sering terjadi hujan, maka pohon tomat tidak perlu disiram. Tetapi saat kemarau, setiap pagi Anda harus menyirami tanaman-tanaman ini. Satu hal lagi yang harus dilakukan adalah pemasangan lenjeran atau batang bambu yang digunakan untuk mengikat tanaman agar tidak roboh. Setelah merawat tanaman selama 60 hingga 100 hari. Kini saatnya panen. Ada ciri-ciri buah yang harus diihat untuk menentukan kapan waktu panen yang tepat. Ciri-ciri itu adalah kulit buah yang sudah kekuningan, tepi daun yang juga mulai menguning dan batang tomat yang mengering. Kalau sudah begitu, tandanya tomat siap dipetik. Kalau mau memetik tomat, sebaiknya di pagi hari. Dengan begitu tomat tidak mudah layu. Anda bisa melakukan panen setiap 2 hingga 3 hari sekali, hingga buah tomat benar-benar habis. Penulis MUH. YUSUF PPL DESA MARADEKAYA