Loading...

Pemeliharaan Tanaman Mangga

Pemeliharaan Tanaman Mangga
PEMELIHARAAN TANAMAN MANGGA Umumnya tekstur buah manga terbagi menjadi dua yaitu memiliki buah serat atau sedikit serat. Pasar domestic cenderung lebih meyukai tekstur daging buah manga yang lembut atau sedikit serat, seperti buah manga arum manis. Manga dapat dikonsumsi secara langsung dalam keadaan segar, diolah menjadi minuman jus, manisan, dll. Umumnya bibit mangga diperoleh dengan cara cangkok, namun saat ini telah banyak bibit manga dari hasil perbanyakan vegetative lainnya. Selain karakteristik agroklimat, penanaman manga perlu penyesuaian terhadap tipe tanahmya. Perawatan/pemeliharaan tanaman manga salah satunya dilakukan dengan pemangkasan. Ada tiga jenis pemangkasan yang dapat dilakukan untuk merawat tanaman manga. Pemangkasan Pembentukan Tajuk Lakukan pemangkasan pada saat tanaman manga berumur kurang dari 1 tahun Lakukan pemangkasan pada percabangan, jika cabang lebih dari 3 cabang Pertahankan posisi cabang yang menyebar seimbang Atau simetris dengan pola tiga cabang primer, 9 cabang sekunder dan 27 cabang tersier Pemangkasan Pemeliharaan Pemangkasan dapat dilakukan sejak tanaman berbunga dan berbuah Lakukan pemangkasan tunas air yang tumbuh vertical pada cabang Lakukan pemangkasan cabang dan ranting yang padat, saling menyilang atau pertumbuhannya mengarah ke dalam tajuk Pangkas cabang dan ranting yang kering atau terserang penyakit Usahakan cabang primer dan sekunder bersih dari ranting serta tunas daun Pemangkasan Peremajaan Pemangkasan dilakukan untuk mengendalikan bentuk dan ukuran tajuk Pemangkasan dilakukan pada tanaman yang berumur lebih dari 10 tahun Pemangkasan untuk tanaman yang produktivitasnya menurun Kebutuhan air tanaman manga tidak sebanyak beberapa jenis tanaman buah lainnya, pengairan untuk tanaman mangga dapat dilakukan dengan memperhatikan sebagai berikut Pengairan dilakukan saat musim kemarau/kering ketika tanamansaat stadium bibit atau remaja belum berbuah Pada tanaman dewasa sudah memasuki usia berbuah tidak perlu dilakukan penyiraman, karena periode kering minimum 3 bulan dapat merangsang pembungaan Hama utama yang menyerang tanaman manga diantaranya kutu putih, kutu perisai, belalang dan ulat penggulung daun. Mengendalikan hama pada tanaman manga dengan cara menyemprotkan deterjen 10% pada bagian terserang, menyemprotkan isektisida jika terjadi serangan yang intensif. 29 Oktober 2019, Penulis, M. Ali Nurdin.