Loading...

PEMUPUKAN TANAMAN MANGGIS

PEMUPUKAN TANAMAN MANGGIS
Manggis merupakan buah tropis unggulan dan kebanggaan nasional yang sangat potensial dan layak untuk agribisnis serta sebagai andalan ekspor Indonesia. Di Indonesia tanaman manggis banyak dibudidayakan di lahan pekarangan dan hutan yang pengelolaan kurang begitu diperhatikan. Untuk merubah pengelolaan usahatani manggis terutama mengenai pemupukan agar produksinya meningkat dan bermutu baik, maka pengelolaan tanaman manggis agar tetap stabil pertumbuhananya adalah dengan menerapkan pemupukan yang berimbang sesuai dengan dosis yang telah direkomendasikan. selanjutnya harapan penggunaan teknologi tersebut dapat menghasilkan buah manggis sepanjang tahun. Menambah unsur hara mikro dan makro kedalam tanah, melalui pemberian pupuk organik (pupuk kandang) dan pupuk an-organik seperti pupuk Urea, SP-36 dan KCL sangat dibutuhkan oleh tanaman (tanaman manggis) Pemupukan pada tanaman manggis dapat dibagi menjadi dua bagian yaitua. Pemupukan untuk tanaman yang belum menghasilkan (fase juvenile)b. Pemupukan tanaman manggis yang sudah menghasilkan. Tujuan dan manfaat penggunaan pemupukan tanaman adalah untuk a. Meningkatkan/mempertahankan unsure hara di dalam tanahb. Mengoptimalkan pertumbuhan tanaman manggis untuk berproduksic. Mempertahankan kondisi tanaman manggis tetap stabil dalam berproduksi buah.d. Meningkatkan produksi dan mutu buah manggis. Bahan dan alat yang digunakan antara lain;a. Cangkulb. Gerobak dorongc. Gayungd. Handsprayere. Pupuk organik f. Pupuk an-organikFungsi dari lat dan bahan tersebut antara lain adalah;a. Cangkul digunakan untuk membuat lobang pupukb. Gerobak dorong digunkan untuk membawa pupuk organic ke kebunc. Gayung digunakan untuk menabur pupuk pada lubang ditajuk tanamand. Handsprayer digunakan untuk alat menyemprot pupuk melalui daune. Pupuk organik (kandang) digunakan untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanahf. Pupuk an-organik digunakan untuk meningkatkan pertumbuhamn tanaman dan peningkatan pembentukan buahCara melakukan pemupukan pada tanaman buah manggis adalah;a. Melakukan identifikasi untuk menghitung jumlah tanaman dan tenaga kerja yang akan digunakan pada kegiatan pemupukanb. Melakukan pembuatan lubang pemupukan dengan kedalaman ± 20 cm dan lebar 30 cm melingkar pada sejauh tajuk tanaman manggisc. Melakukan penghitungan jumlah populasi tanaman yang akan diberikan pupukd. Melakukan penghitungan jumlah pupuk organik dan an-organik yang akan diberikan pada tanaman manggise. Melakukan penghitungan jumlah pupuk secara cermat dan tepat jumlah dosis pupuk organik dan an-organik yang akan diberikan pada tanaman manggis perpohonnyaf. Pemupukan tanaman manggis dilakukan 2 tahap dalam satu tahun, yaitu saat setelah panen dan awal musim hujan.1. Adapun pemupukan setelah panen dilakukan sebagai berikut;- Pemupukan setelah panen pupuk yang diberikan adalah Nitrogen (Urea) sebanyak 2/3 bagian- Kalium (KCL) sebanyak 1/3 bagian, dan- Pupuk kandang sebanyak satu bagian2. Adapun pemupukan awal musim hujan dilakukan sebagai berikut;- Pemupukan setelah panen pupuk yang diberikan adalah Nitrogen (Urea) sebanyak 2/3 bagian- Kalium (KCL) sebanyak 1/3 bagian, dan- Fosfor (SP-36) sebanyak 1 bagiang. Pemupukan tanaman sebaiknya diberikan pada pagi atau sore ahrih. Setelah pemupukan ditaburkan perlu melakukan penimbunan dengan tanah secara tipis untuk menghindari penguapan terutama untuk pupuk Urea, selanjutnya melakukan penyiraman air secukupnya agar pupuk dapat larut dalam tanahi. Senjutnya lakukan pencatatan setiap kegiatan pemupukan pada kartu kendali untuk memudahkan pengontrolan selanjutnya Penulis : DalmadiSumber: dari Google dan sumber lainFoto : http://clearwaste.blogspot.com dan lainnya