Loading...

Penanaman Pare

Penanaman Pare
Penanaman pare Setelah Melakukan proses pemilihan benih pare yang masuk pada golongan layak tumbuh. Maka lakukanlah penyemaian sebelum penanaman. Setelah itu, baru proses penanaman dapat dilakukan. Apabila tidak ingin melakukan penyemaian juga dapat dilakukan. Apabila tidak ingin melakukan penyemaian terhadap benih pare yang akan anda tanam dapat dilakukan cara yang akan dijelaskan sebagai berikut. Gemburkanlah tanah pada lahan yang akan digunakan sebagai media tanam tanaman pare dengan cara menggunakan cangkul. Tujuannya adalah untuk membuat racun yang mengendap pada tanah dapat dikeluarkan, terjadinya proses pertukaran oksigen pada tanah yang mengendap, serta membunuh kuman, hama, serta penyakit yang berada di tanah agar tanaman tidak terkena hama dan penyakit saat ditanam. Kemudian, buatlah bendengan dengan ketinggian sekitar 30 cm dengan lebar sekitar 150 cm. Panjang dari bendengan akan disesuaikan dengan seberapa banyak lahan yang akan digunakan untuk melakukan proses penanaman tanaman pare. Berikanlah pupuk organik yang telah siap untuk digunakan pada lahan yang akan dijadikan tempat penanaman tanaman pare dengan cara ditaburkan. Setelah itu, campurkan dua media tanam tersebut dengan cara diaduk. Apabila telah dilakukan proses pencampuran. Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah untuk mebuat lubang tanam dengan kedalaman sekitar kurang lebih 6 cm untuk masing-masing lubang yang akan ditanami benih pare. Masukkanlah benih pare pada lubang tanam yang sebelumnya telah dibuat. Perhatikan pula, bahwa satu buah lubang tanam harus diisi dengan 3 buah benih tanaman pare. Terakhir, tutuplah lubang tanam yang telah disikan dengan 3 buah benih tanaman pare tersebut dengan menggunakan tanah yang berada disekitar laham. Penulis MUH. YUSUF PPL DESA MARADEKAYA