Loading...

PENCANANGAN RUMAH PINTAR PETANI

PENCANANGAN RUMAH PINTAR PETANI
Gubernur Jawa Tengah Gandjar Pranowo bersama istri dan, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, Dirjen Tanaman Pangan, Direktur Bulog Ali Musa, Edi Swasono, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Bupati Klaten Sunarna dan Bupati Tegal Enthus Susmono melakukan pencananagan gerakan Rumah Pintar Petani (RPP ) di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar pada hari Minggu tanggal 4 Mei 2014. Rangkain kegiatan tersebut diawali dengan penanaman padi menggunakan transplenter, membuka selubung pencanangan Rumah Pintar Petani, (RPP) melakukan peninjauan secretariat gapoktan Sari Makmur dan menyampaikan sambutan dilanjutkan dialog. "Petani harus kita perhatikan karena jasanya begitu besar dalam mencukupi kebutuhan pangan kita, keberadaan rumah pintar petani diharapkan bisa menjadi tempat bertanya bagi petani saat menemui persoalan,"katanya usai melakukan Gerakan Tanam Serentak dan Pencanangan Rumah Pintar Petani di Balai Desa Pulosari, Kecamatan Kebakramat, Kabupaten Karanganyar, Minggu (4/5). Ditambahkan, rumah pintar petani tidak hanya tempat bertanya bagi petani (meeting point), namun sekaligus memenuhi semua kebutuhan petani terkait budidaya pertanian hingga pascapanen. Antara lain sarana produksi (seperti pupuk, benih dan obat-obatan), modal, jasa alat mesin, pengairan, pemasaran. dan informasi teknologi. Keberadaan rumah pintar petani yang disebut juga sebagai pelayanan one stop service bagi petani, pada ujungnya diharapkan Gubernur bisa mengembalikan minat generasi muda untuk melirik profesi petani, karena mampu memberikan pendapatan yang menjanjikan melalui sistem pertanian yang dibangun dengan baik. Semakin banyaknya petani, akan membantu program pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Sementara itu, Ketua Gapoktan Sari makmur Desa Pulosari Sartono menjelaskan rumah pintar petani di Desa Pulosari Kabupaten Karanganyar kini memulai memanfaatkan teknologi informasi melalui SMS. Petani dapat bertanya seputar masalah pertanian dengan para pakar pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) dengan mengakses nomor SMS 2000. "Setidaknya 250 petani dari gabungan Kelompok Tani Pulosari sudah mengakses informasi pertanian via SMS tersebut," jelasnya. Gapoktan Sari Makmur Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat sangat mendukung program kartu tani karena akan memberi data valid jumlah petani sekaligus kemudahan yang akan diperoleh. Harapannya dengan adanya Rumah Pintar Petani akan semakin memudahkan kegiatan mulai dari hulu hingga hilir dan ujungnya membuat petani semakin sejahtera dan berdikari. Penulis : Nurul Ashar (PP Madya Dipertanhut Kabupaten Pemalang)