Loading...

PENCANANGAN VAKSINASI RABIES SECARA MASSAL TAHAP V PROVINSI BALI

PENCANANGAN VAKSINASI RABIES SECARA MASSAL TAHAP V PROVINSI BALI
Normal 0 false false false EN-GB X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; text-autospace:ideograph-other; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-language:EN-US;} Wakil Bupati Buleleng membuka pencanangan vaksinasi Rabies secara massal di Desa Gunung Sari Kecamatan Seririt Buleleng, selasa 15 April 2014. Pembukaan pencanangan tersebut ditandai dengan pemukulan Gong, yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng dan yang mewakili Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan . Pencanangan vaksinasi Rabies secara massal ini dihadiri oleh Pejabat yang terkait, diantaranya Kepala Dinas Peternakan kabupaten seluruh Bali,Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Udayana Denpasar, DPRD Kabupaten Buleleng, SKPD kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, Camat seririt, Kelian Desa Pakraman se kecamatan Seririt, Kepala Desa, Petugas Vaksinasi Rabies seluruh Buleleng dan masyarakat Desa Gunung Sari. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali dalam sambutan dan arahan menyampaikan , hasil kegiatan Vaksinasi Rabies tahap IV tahun 2013 telah membuahkan hasil yang cukup baik, dimana kasus rabies terjadi penurunan dari 44 kasus menjadi 19 kasus di 9 Kabupaten di Bali. Namun demikian kita tetap akan melaksanakan vaksinasi rabies, karena ini merupakan langkah/strategi jitu dalam penanganan kasus rabies. Selanjutnya dalam laporannya juga disampaikan maksud dan tujuan dilakukan vaksinasi Rabies secara masal ini adalah, untuk meningkatkan cakupan vaksinasi pada anjing, meningkatkan imunitas HPR, dan melindungi masyarakat dari kasus rabies. Sedangkan sasaran yang diharapkan adalah anak anjing dan anjing liar. Wakil Bupati dalam arahannya menyambut baik adanya kegiatan ini, disamping itu harapan bupati Buleleng tidak akan ada lagi kasus yang menimpa masyarakat Buleleng dari ancaman Rabies, yang mana dari 19 kasus diprovinsi Bali, ada 6 kasus di Bulelengdi tahun 2014., Direktur Jendral Peternakan dan kesehatan hewan, dalam sambutan tertulisnya mengatakan bahwa, Pemerintah telah menyiapkan dana untuk kegiatan ini, manfaatkan dengan baik, sehingga dapat menghindari ancaman rabies di Pulau Bali ini, Bali yang merupakan derah wisata, diharapkan mampu menyandang gelar bebas rabies di tahun 2015. ( Nyoman Sudrana, PP Madya Buleleng)