Loading...

Pencegahan Flu Burung Pada Manusia

Pencegahan Flu Burung Pada Manusia
Langkah yang perlu dilakukan agar terhindar dari infeksi penyakit flu Burung sebagai berikut :1. Meningkatkan kewaspadaan serta memberikan penjelasan dan pengertian yang jelas tentang penyakit flu burung pada setiap anggota keluarga, tetangga, dan masyarakat lingkungan sekitarnya. Sehingga terhindar dari informasi yang tidak tepat,yang dapat menimbulkan ketakutan atau kepanikan yang berlebihan. Dalam hal ini partisipasi seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan. Menanggulangi kasus flu burung tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Selain itu, harus ada kerja sama yang baik antara dokter, peternakan, dokter hewan, pelaku bisnis perunggasan dan masyarakat.2. Meningkatkan daya tahan tubuh, dengan cara menerapkan gaya hidup sehat(mengkonsumsi makanan bergizi) dan melakukan olah raga secara teratur.3. Meningkatkan kebersihan dan sanitasi (biosecurity) disekitar rumah dan lingkungan dengan cara, menjaga kebersihan di lingkungan rumah, menyemprot lingkungan sekitar rumah menggunakan desinfektan., selalu membiasakan diri mencuci tangan setelah dan sebelum melakukan aktivitas, Mengepel lantai rumah menggunakan desinvektan seperti karbol,jika ada unggas yang mati mendadak harus segera dimusnakan dengan cara dikubur atau di bakar.4. harus segera memeriksakan diri ke dokter. Jika mengalami demam yang di ikuti dengan gejala klinis maka harus segera memeriksakan diri kedokter.5. Belum ada vaksin flu burung yang efektif untuk mengatasi penyakit flu burung pada manusia. Ada dua jenis obat antivirus yang dapat digunakan untuk mengobati orang yang tertular flu burung, yaitu kelompok M2 inhibitor (amantadine dan rimantadine) dan kelompok neuraminidase inhibitor (oseltamivir dan zanimivir).Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberikan lima tindakan strategi untuk mengurangi risiko pandemi penyakit flu burung sebagai berikut :1. Menghindari paparan manusia 2. Mengintensifkan kapasitas pemakaian obat antivirus yang cepat3.Meningkatkan sistim peringatan dini4. Memeriksakan kasus dan cluster dengan cepat5. Mengembangkan kapasitas pelayanan kesehatan umum. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Roni Fadilah dkk .Agro Media.Sumber gambar :alodokter.com