Loading...

Penerapan Sistem Jaminan Mutu Panen dan Pasca Panen Durian (Penentuan Umur Petik hingga Pemberian Label)

Penerapan Sistem Jaminan Mutu Panen dan  Pasca Panen Durian  	(Penentuan Umur Petik hingga Pemberian Label)
Penentuan Umur PetikPenentuan umur petik bertujuan untuk mendapatkan kematangan sesuai dengan permintaan pasar. Perawatan buah dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:1. Umumnya durian siap dipanen 4-5 bulan setelah penyerbukan berlangsung;2. Cepat lambatnya buah siap panen berbeda-beda, tergantung pada kultivarnya;3. Kriteria penampakan fisik:• Ujung duri kulit buah berwarna coklat tua;• Garis-garis di antara duri, warnanya menjadi gelap;• Tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan;• Buku-buku di tangkai buah membengkak;• Tercium khas aroma durian; dan• Bila diketuk terdengar suara seperti memukul gentong yang berisi air. Cara PanenCara panen bertujuan untuk mendapatkan penampakan buah yang seragam, mulus dan bersih. Cara panen dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:1. Pemanenan dilakukan dengan memetik buah langsung dari pohon;2. Gunakan alat yang sesuai (gunting pangkas, galah bergunting dan dilengkapi keranjang);3. Buah dipetik ketika tingkat kematangan 80-85%;4. Buah diikat dengan tali yang dihubungkan dengan cabang + 1,5 cm dari dahan;5. Buah durian yang terletak pada bagian pohon yang tinggi, sebaiknya diturunkan perlahan-lahan dengan menggunakan tali raffia/alat lain agar tidak menyentuh tanah atau merusak duri-durinya dan kemudian ditaruh di dalam keranjang; Pengumpulan di GudangPengumpulan di gudang bertujuan agar buah durian dari pengaruh fisik lingkungan (angin, panas, hujan, dsb) dan buah segera bisa ditangani lebih lanjut.Pengumpulan di gudang dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:1. Persiapan tempat:• Tempat (lantai) harus bersih;• Aerasi baik dan lancar;• Suhu kamar 28-30 0 C;• Kelembaban maksimum 90 %. 2. Penumpukan keranjang secara hati-hati. SortasiSortasi bertujuan untuk memisahkan buah antara yang baik dengan tidak baik serta antara yang matang dengan belum matang. Sortasi dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:1. Buah dipilih yang penampakannya berdasrkan ukuran, bentuk, tidak cacat dan ada tidaknya serangan hama atau penyakit pada buah; 2. Buah yang tidak baik yaitu buah muda (kulit berlubang bekas gerekan hama, pecah atau retak, duri memar karena jatuh ke tanah) dipisahkan. PencucianPencucian bertujuan untuk membersihkan buah dari kotoran (seperti tanah, cendawan, dsb) bila diperlukan. Sortasi dilakukan dengan langkah-langkah berikut:1. Buah disemprot air agar semua kotoran, serangga, dan jamur yang menempel hilang; 2. Buah dicelup ke dalam air yang sudah ditambahkan fungisida berbahan aktif aluminiumtris (O-ethil phosphonate) seperti Alliete 800 WP yang tujuannya untuk menghindari serangan penyakit busuk buah karena jamur Phytophtora sp selama proses pemeraman dan transportasi); 3. Setelah dicelup, buah diletakkan secara teratur di atas karung dan dikering-anginkan GradingGrading bertujuan untuk mendapatkan ukuran buah yang seragam (berat dan tingkat kematangan). Grading dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:1. Buah dipisahkan sesuai kultivarnya dan dibedakan atas kelas mutu, dengan catatan:• Untuk semua kelas mutu harus memenuhi syarat yaitu bau dan rasa enak dengan kekerasan daging buah baik (tidak terlalu lunak);• Untuk mutu ekstra: 3% dari jumlah buah atau jumlah berat buah, boleh tidak memenuhi syarat Mutu Ekstra, tetapi masih memenuhi syarat Mutu I;• Untuk Mutu I: 5% dari jumlah buah atau jumlah berat buah boleh tidak memenuhi syarat Mutu I, tetapi masih memenuhi syarat Mutu II; dan• Untuk Mutu II, jumlah buah atau jumlah berat buah yang tidak memenuhi syarat boleh mencapai 10%. 2. Grader harus terampil dan terlatih. Pemberian Label (Labelling)Pemberianl Label bertujuan untuk menunjukkan identitas produk (jenis, jumlah, berat, saat masak, produsen/kebun). Pemberian label dilakukan dengan menempelkan label pada tangkai buah sebagai identitas kelas buah dan produsen/kotak. Sedangkan label pada kotak menunjukkan identitas berat bersih, jumlah, kualitas/kelas, varietas, serta tanggal masak buah dan identitas produsen/kebun.Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat)Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan