Loading...

Penganugerahan Krenotek Tani Tahun 2022 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Penganugerahan Krenotek Tani Tahun 2022  Tingkat Provinsi Jawa Timur
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pnagan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Penganugerahan Kreasi Inovasi Teknologi Pertanian (KRENOTEK TANI) Tahun 2022. Kegiatan ini untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam bidang pertanian yang diharapkan dapat menyelesasikan permasalahan yang dihadapi petani serta meningkatkan produksi dan produktivitas produk-produk pertanian. Kategori dalam Penganugerahan KRENOTEK TANI Tahun 2022 adalah inovasi teknologi pertanian. Persyaratan dan penilaian KRENOTEK TANI mengacu pada Pedoman Kreasi Inovasi Teknologi Pertanian (KRENOTEK TANI) Tahun 2022. Pada kesempatan ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Boonegoro ikut berpartisipasi mengikutkan 2 (dua) orang petani sebagai inovator di bidang keahlian yang dimiliki. Yaitu Kesatu Bapak Rasmidi dari Desa Talok Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro dengan deskrepsi Inovasinya “Trac-Mod serasa Roda Empat. Kedua Bapak Santoso dari Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem KabupatenBojonegoro dengan deskripsi Inovasinya Mix Farming pada lahan kawasan Migas. Identifikasi potensi dari masing-masing deskripsi inovasi tersebut dilakukan pada tanggal 25 Agustus 2022 oleh Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro. Konsep Trac-Mod serasa Roda Empat merupakan konsep efisensi penggunaan tenaga, waktu serta biaya dalam pengoperasionalan dari Traktor Bekas Roda Dua dimodifikasi menjadi Traktor serasa Roda Empat. Konsep mix farming merupakan konsep usaha tani terpadu yang memadukan antara tanaman Hortikultur (Klengkeng dan Jambu Kristal Merah) dan peternakan (Tawon lebah, ternak Ayam petelor) yang akan menguntungkan satu sama lain, Keuntungan yaitu produk limbah dari satu komponen berfungsi sebagai sumber daya untuk komponen lainnya. Dua peserta ini diharapkan memperoleh nominasi dalam Kegiatan Penganugerahan KRENOTEK TANI Tahun 2022 Tingkat ProvinsiJawa Timur. Oleh Sri Sumi Setyorini, SP-Penyuluh Pertanian Kab. Bojonegoro