Loading...

Pengaturan Jarak Tanam Jagung Dalam Peningkatan Produksi

Pengaturan Jarak Tanam Jagung Dalam Peningkatan Produksi
Tanaman Jagung merupakan salah satu komoditas pangan di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, akan tetapi memiliki tingkat produksi yang fluktuatif tiap tahunnya, serta dengan tingkat peningkatan produksi yang cukup rendah tiap tahun. Untuk memaksimalkan produktivitas produksi dan lahan, maka langkah yang harus di optimalkan adalah jarak tanam. Jarak Tanam merupakan besarnya jarak atau ruang antara tumbuhan dan barisan tanaman. Jarak tanam berlaku untuk penanaman secara langsung atau penanaman memakai polybag atau wadah.Faktor-Faktor Penentu Jarak Tanam1. Varietas tanaman. Apabila tanaman yang sama tetapi memiliki varietas yang berbeda, juga akan menjadi faktor jarak tanam. Karena tanaman yang berbeda varietas akan memiliki bentuk perawakan yang berbeda.2. Lebar tajuk dan Jangkauan percabangan pada tanaman.3. Jangkauan akar Biasanya lebar tajuk sama dengan jangkauan akar.4. Anakan. Jika tanaman menghasilkan anakan maka jarak tanam akan lebih lebar, begitu juga sebaliknya.5. Kesuburan lahan. Apabila lahan subur maka jarak tanam semakin luas, karena tanaman akan tumbuh dengan lebat dan subur.6. Ketinggian tempat.Pengaruh jarak tanam tanaman merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil tanaman. Biasanya jarak tanam pada jagung yaitu 75 x 25 cm. Jarak tanam ini sangat penting bagi pertumbuhan jagung. Dengan jarak yang ideal yaitu berkisaran 75 x 25 cm tanaman jagung tidak akan bersaing. Selain itu, tanaman akan mendapatkan unsur hara untuk pertumbuhan tanaman itu sendiri. Selain itu akan menghasilkan hasil yang maksimal pada biji jagung. Jarak tanam pada jagung biasanya ditentukan pada sasaran pemanenan. Untuk lubang tanam yang hendak di pakai memiliki antara 3-5 cm dan tiap lubang tanam ada yang menggunakan 1 biji dan 2 biji itu tergantung anda. Jika anda menginginkan tanaman jagung berumur panjang maka jarak tanam akan semakin lebar, begitu pula sebaliknya. Kita sapat menyesuaikan terlebih dahulu. Seperti contohnya jika jagung berumur 100 hari dihitung sejak penanaman, maka jarak tanam yang kita gunakan 40×100 cm 2 biji / lubang tanam. Sedangkan yang berumur 80-100 hari jarak tanam yang biasanya digunakan adalah 25 x 75 cm 1 biji / lubang tanam.Pada kondisi tanah yang becek, lebih baik tanah di buat bedengan agar benih tidak membusuk karena genangan air, dan akan cepat tubuh secara maksimal. Lebar bedengan adalah 100 cm dan jarak antar bedengan adalah 50 cm. Sedangkan jarak didalam barisnya adalah 20-25 cm, sehingga jarak tanam jagung, baik menggunakan bedengan ataupun yang tidak mengunakan bedengan adalah 75cm x 25cm atau 75cm x 20cm. Kemudian buatlah lubang tanam sedalam 5-10 cm. Lalu masukan benih jagung secara teratur dan tutup dengan bokashi. Selanjutnya semprot bekas lubang tanam menggunakan POC. Hal ini berfungsi untuk melindungi tanaman dari serangan hama penyakit dan mempercepat petumbuhan tanaman.