Loading...

Pengawalan Produksi Padi Di Kecamatan Sawan

Pengawalan Produksi Padi Di Kecamatan Sawan
Kementerian pertanian melalui Direktorat Jenderal untuk meningkatkan produktivitas dan produksi tanaman pangan, guna pencapaian swasembada berkelanjutan padi dan jagung serta swasembada kedelai, secara terus menerus telah dilakukan. Upaya peningkatan produktivitas dan produk tersebut seiring dengan semakin meningkatnya jumlah kebutuhan bahan pangan dimaksud sebagai akibat adanya peningkatan jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Selain faktor lahan, air, dan alat mesin pertanian, benih merupakan faktor yang tidak kalah pentingnya, bahkan mempunyai peranan yang utama dalam meningkatkan produktivitas dan produksi komoditas tanaman pangan, utamanya padi, jagung dan kedelai. Peningkatan produktivitas tanaman secara umum dipengaruhi oleh oleh kualitas dan kuantitas benih varietas unggul bersertiifikat yang diikuti dengan penerapan teknologi budidaya lainnya seperti pemupukan berimbang, pengelolaan tata air yang baik, dan pengendalain OPT yang baik secara terpadu. Dengan cara pengeleloaan usatani tersebut diyakini dapat meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu hasil tanaman pangan. Kamis, 10 Juni 2021 dalam rangka kunjungan dan pencarian ubinan Koordinator kecamatan melakukan pengamatan hasil panen berupa ubinan dengan jarak 2,5 m X 2,5 M yang dicari oleh mantri tani dan didampingi oleh PPL Wilbin Desa Suwug di Subak Anyar Suwug . PPL sebagai pendamping dalam meningkatakn produksi padi mempunyai tugas dan tanggung jawab yaitu dalam kegiatan penyuluhan dan evaluasi serta pelaporan terkait program tersebut sehingga tinggi rendahnya kinerja penyuluh pertanian akan berdampak pada tingkat keberhasilan usahatani padi. Peran penyuluh dalam pemberdayaan yaitu membantu petani meningkatkan kesejahteraan dengan memperkaya ilmu pengetahuan, Dimana penyuluh membantu bagaimana petani bisa mandiri, kuat dan bisa memecahkan suatu permasalahan. Penulis : I Made Agus Satriawibawa, SP (PP Muda )