PENGEMBANGAN DINAMIKA Pengembangan kelompoktani diarahkan pada peningkatan kemampuan kelompoktani dalam melaksanakan fungsinya ,peningkatan kemampuan para anggota dalam mengembangkan agribisnis dan penguatan kelompoktani menjadi organisasi yang kuat dan mandiri. Pembinaan ini dilakukan dengan ditumbuhkan dan dibina ke arah kemandirian yaitu menumbuhkan menjadi kelompok yang dinamis, yang dengan kekuatan dan kemampuannya sendiri meraih kemajuan-kemajuan yang diinginkan. Termasuk mencari informasi dan merencanakan kerjasama dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program pembangunan. Kekuatan yang akan mempengaruhi dinamika kelompok yaitu : Memahami tujuan kelompok, agar dapat mengetahui sesuatu hasil yang ingin dicapai oleh kelompok sehingga anggota kelompok berusaha untuk mencapai hasil tersebut; Struktur kelompok, yaitu cara kelompok mengatur dirinya sendiri sehingga mencapai tujuan. Dalam struktur kelompok ini ada beberapa faktor yaitu Struktur tugas atau pengambilan keputusan yang sesuai keinginan seluruh anggota kelompok dan memuaskannya; struktur tugas atau pembagian pekerjaan yang masing-masing anggota kelompok terlibat dalam tugaas-tugas tersebut sehingga dapat memuaskan masing-masing anggota; struktur komunikasi dalam kelompok berjalan dengan baik sehingga dinamika kelompok berjalan dengan baik; d. Interaksi diantara anggota kelompok sehingga dinamika kelompok semakin kuat; pelaksanaan kegiatan-kegiatan dalam menjalankan fungsinya sehingga tujuan dapat tercapai, meliputi : fungsi memberi informasi, fungsi menyelenggarakan koordinasi , fungsi menghasilkan inisiatif, yaitu semakin sering kelompok mengajak anggotanya berpartisipasi dalam setiap kegiatan kelompok; fungsi menjelaskan sesuatu kepada anggota tentang sesuatu yang kurang jelas. Jika ke 4 fungsi dilaksanakan, maka fungsi tugas semakin baik yang berati dinamika kelompok semakin kuat; Pembinaan kelompok, usaha untuk mempertahankan kehidupan kelompok, dimana dikembangkan : a) partisipasi, timbulnya rasa memiliki anggota kelompok sehingga merasa bertanggung jawab dan berpartisipasi; b) fasilitas, semakin tersedianya fasilitas semakin berhasil usaha mempertahankan kehidupan kelompok sehingga dinamika kelompok semakin kuat; c) adanya kegiatan kelompok memungkinkan anggota berpartisipasi mempertahankan kelompok; d) fungsi kontrol sosial dan kesempatan mendapatkan anggota baru yang merupakan bagian pembinaan kelompok; kekompakan kelompok, merupakan rasa keterikatan yang kuat diantara anggota kelompok. Kekompakan kelompok meningkatkan potensi kelompok dan meningkatkan rasa memiliki kelompok pada diri anggota kelompok ; Suasana kelompok yang hangat dan setia kawan serta rasa saling menghargai dan penuh rasa persahabatan ; Tekanan dalam kelompok untuk memberikan dorongan dalam pencapaian tujuan dan menetapkan hubungan dengan lingkungannya ; keefektifan kelompok yang diukur dari keberhasilan dalam mencapai tujuan, dilihat dari semangat dan sikap anggota serta kepuasaan anggota yang ditandai dari keberhasilan anggotanya. Dalam upaya memandirikan kelompoktani, perlu dipikirkan fasilitas apa saja yang diperlukan untuk bisa tumbuhnya kelompok-kelompok tani yang mandiri. Fasilitas yang pertama diperlukan oleh kelompoktani adalah fasilitas ruang pertemuan yang digunakan sebagai tempat berkumpul dan berinteraksi yang dapat mereka gunakan setiap saat mereka perlukan. Selain itu yang lebih penting " kebebasan" untuk berkumpul , saling belajar melalui tukar menukar pengalaman dan informasi, kebebasan untuk secara bersama melakukan usaha-usaha dalam upaya meningkatkan kehidupannya. Kelompoktani dimotivasi dan diberi dorongan untuk berusaha atas dasar kemauan dan kemampuan mereka sendiri dan tidak selalu tergantung pada bantuan dari luar. Selain itu kelompok dalam masyarakat ditumbuhkan agar berkembang atas dasar kemauan dan kemampuan mereka untuk belajar menemukan sendiri apa yang mereka butuhkan dan apa yang akan mereka kembangkan, termasuk upaya untuk mengubah penghidupan dan kehidupannya. Organisasi petani yang kuat dan mandiri dicirikan antara lain : Adanya pertemuan/ rapat anggota/ rapat pengurus yang diselenggarakan secara berkala dan berkesinambungan Disusunnya rencana kerja kelompok secara bersama dan dilaksanakan oleh para pelaksana sesuai dengan kesepakatan bersama Dimilikinya aturan/ norma tertulis yang disepakati dan ditaati bersama Dimilikinya pencatatan/ pengadministrasian organisasi yang rapih Difasilitasinya kegiatan-kegiatan usaha bersama di sektor hulu dan hilir Difasilitasinya usaha tani secara komersial dan berorientasi pasar sebagai sumber serta pelayanan informasi dan teknologi untuk usaha para petani umumnya dan anggota kelompoktani khususnya adanya jalinan kerjasama antara kelompok dengan pihak lain adanya pemupukan modal usaha baik iuran dari anggota atau penyisihan hasil usaha/ kegiatan kelompok. ADMINISTRASI KELOMPOK TANI Maju mundurnya suatu kelompok sangat di tentukan oleh administrasi kelompok tersebut, Maka untuk membentuk kelompok yang baik dan maju maka Administrasi kelompok haruslah sangat di perhatikan sehingga dengan administrasi yang baik kelompok akan berjalan sesuai dengan harapan para anggotanya. Administrasi merupakan segenap rangkaian usaha bersama yang dilaksanakan sekelompok orang dalam wadah organisasi untuk mencapai tujuan. Dapat juga di katakan bahwa manajemen adalah proses aktifitas dari pada administrasi dan karena pimpinan dari organisasi adalah sekaligus merupakan pimpinan manajemen, maka dia juga yang mempunyai kewenangan menggerakkan kemudi administrasinya. Administrasi kelompok tani adalah seperangkat catatan atau dokumen yang menyangkut semua kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Perangkat administrasi kelompok yang baik dan benar diperlukan sebagai bahan informasi bagi kelompok maupun pihak luar yang berkaitan dengan kelompok itu. Perangkat administrasi itu dibedakan menjadi dua bagian pokok, yaitu administrasi kegiatan dan administrasi keuangan Diantara buku-buku administrasi kegiatan adalah Buku Daftar Anggota/Buku Induk anggota Yaitu dokumen tertulis yang berisi tentang biodata anggota kelompok Buku Rencana Kegiatan/Jadwal Kegiatan Yaitu buku yang berfungsi untuk mencatat jadwal kegiatan yang akan dilakukan oleh kelompok tani. Selain berfungsi untuk mengingatkan terhadap kegiatan juga berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan Buku Kegiatan Adalah dokumen tertulis yang mencatat tentang segala kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok Buku Notulen Rapat/Pertemuan Buku yang berisi catatan tentang hal-hal yang telah dibahas dalam setiap pertemuan kelompok, baik pertemuan pengurus maupun pertemuan anggota Buku Agenda Surat Adalah dokumen tertulis yang berisi catatan tentang surat-surat yang dibuat kelompok untuk para anggota maupun pihak luar, serta surat-surat yang diterima kelompok dari pihak luar Buku Inventaris Barang Yaitu buku yang berisi datar nama sarana dan prasarana yang dimiliki kelompok tani beserta keterangan dan kepemilikannya dari awal kelompok tani berdiri sampai seterusnya. Buku Tamu Yaitu dokumen tertulis yang berisi tentang pihak-pihak luar yang pernah berkunjung ke dalam kelompok Buku Susunan Pengurus Adalah dokumen tertulis yang berisi tentang biodata setiap anggota yang menjadi pengurus kelompok. Buku ini bermanfaat untuk mengetahui namap-nama pengurus disetiap periode kepengurusan yang disepakati Buku Daftar Hadir Rapat/Pertemuan Dokumen tertulis yang berisi kehadiran setiap anggota dalam setiap kali kelompok mengadakan kegiatan Buku Produktifitas dan Hasil Produksi Dokumen tertulis yang mencatat tentang segala hasil tingkat produktifitas pemanenan dan produksi usaha tani seluruh komoditi yang diusahakan oleh anggota kelompok Sedangkan buku-buku administrasi keuangan meliputi: Buku KAS Dokumen tertulis yang mencatat tentang segala kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok yang menyangkut keluar masuknya keuangan kelompok Buku Iuran Anggota Dokumen tertulis yang mencatat tentang masuknya iuran dalam bentuk uang tunai ke dalam kas kelompok Buku Simpanan/Tabungan Anggota Dokumen tertulis yang mencatat tentang masuknya tabungan dalam bentuk uang tunai ke dalam kas kelompok Buku Pinjaman Dokumen tertulis yang mencatat tentang jumlah pinjaman anggota kelompok dalam bentuk uang tunai di dalam kas kelompok Buku Penjualan Dokumen tertulis yang mencatat tentang segala kegiatan penjualan hasil produksi usaha tani yang dihasilkan anggota kelompok Buku Pembelian Dokumen tertulis yang mencatat tentang segala kegiatan pengeluaran uang yang digunakan untuk membeli sarana dan prasarana kelompok Penulis : Sri Wahyuni, SPt / PPL. Kab. Nunukan