Loading...

PENGEMBANGAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK DI KECAMATAN BUKIT BATU

PENGEMBANGAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK DI KECAMATAN BUKIT BATU
Unit Pelaksana Teknis-Balai Penyuluhan Pertanian (UPT-BPP) Kecamatan Bukit Batu mengadakan pertemuan rutin penyuluh. Rapat berkala penyuluh pertanian tersebut diadakan di Kantor UPT-BPP yang terletak di Gedung Terpadu Desa Sungai Selari. Pertemuan bulanan penyuluh dihadiri langsung oleh Plt. Kepala UPT BPP Kec. Bukit Batu. Dalam pemaparan materi disampaikan bahwa Sebagian besar pakan ruminansia adalah bahan pakan yang berserat tinggi dengan kecernaan rendah, oleh karena itu harus diusahakan agar ternak sebanyak mungkin mengkonsumsi makanan untuk mencukupi kebutuhannya akan zat-zat makanan. Dalam pengembangan ternak ruminansia, hijauan makanan ternak adalah faktor yang sangat penting dengan komposisi yang terbesar yaitu 70-80% dari total biaya pemeliharaan. Kebutuhan hijauan akan semakin banyak sesuai dengan bertambahnya jumlah populasi ternak yang dimiliki. Hijauan makanan ternak (HMT) merupakan semua bahan yang berasal dari tanaman dalam bentuk daun daunan. Kelompok hijauan makanan ternak meliputi famili rumput (gramineae), leguminosa dan hijauan dari tumbuhan lain (seperti daun waru, nangka, dsb) serta limbah industri pertanian. Hijauan sebagai pakan ternak dapat diberikan dalam keadaan segar dan dalam keadaan kering. Hijauan sebagai makanan ternak, hijauan memegang peranan sangat penting. Hal ini disebabkan hijauan mengandung hampir semua zat yang diperlukan hewan. Dengan kebutuhan yang semakin meningkat, tentu sangat diperlukan penyediaan pakan yang cukup dan berkesinambungan. Penanaman hijauan makanan ternak merupakan salah satu bagian terpenting dalam budidaya karena menyangkut efisiensi biaya dan tenaga kerja yang digunakan. Sistem penanaman hijauan makanan ternak biasanya disesuaikan dengan kondisi wilayah setempat. Penanaman biasanya dilakukan atas dasar kebiasaan masyarakat setempat agar pekerja lokal tidak harus mempelajari cara tanam yang baru, sepanjang sesuai dengan kebutuhan perlakuan hijauan makanan ternak yang ditanam. Penanaman hijauan pakan ternak biasanya dilakukan pada awal musim penghujan setelah tanah terolah sempurna. Sebelum dilakukan penanaman, maka perlu untuk memilih jenis hijauan yang paling baik adaptasinya terhadap iklim dan tanah setempat. Tidak ada hijauan yang dapat tumbuh dengan baik di semua tempat. Ada yang tumbuh baik pada tanah asam, lainnya tidak. Hijauan dapat bertahan hidup di daerah yang tidak cocok baginya, namun pertumbuhannya tidak akan baik. Faktor iklim dan tanah yang penting dan berpengaruh terhadap adaptasi hijauan adalah lamanya musim kemarau, suhu, kesuburan tanah, pH tanah dan drainase. “Saya berharap kelompok tani yang bergerak di bidang peternakan, dapat menyediakan hijauan untuk pakan ternak mereka. ” Tutup Ka. UPT BPP.