Loading...

PENGENDALIAN GULMA DAN PEMBUMBUNAN PADA TANAMAN JAGUNG

PENGENDALIAN GULMA DAN PEMBUMBUNAN PADA TANAMAN JAGUNG
Pengendalian merupakan satu masalah yang dihadapi dalam upaya peningkatan produktivitas jagung. Pertumbuhan gulma menjadi faktor yang cukup mengganggu dalam budidaya jagung. Bila lahan yang kita gunakan ditumbuhi gulma sebaiknya segera dibersihkan gulmanya. dengan herbisida. Tanpa pengendalian gulma, pertumbuhan tanaman jagung tertekan sehingga hasilnya rendah. Oleh sebab itu, pengendalian gulma mutlak diperlukan, apalagi pada budidaya tanpa olah tanah. Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan cara manual seperti penyiangan menggunakan cangkul atau bajak, atau secara mekanis menggunakan alat, mesin, dan secara kimiawi menggunakan herbisida. Dari segi teknis, penyiangan dengan herbisida tidak berbeda dengan penyiangan secara mekanis. Takaran dan jenis herbisida yang digunakan bergantung pada jenis gulma, kepadatangulma, dan anjuran penggunaan masing-masing herbisida. Penyemprotan herbisida untuk pengendalian gulma sebaiknya dilakukan dua kali, masing-masing pada saat tanaman berumur 14 HST dan pada saat tanaman berumur 30 HST Pengendalian Gulma Dan Pembumbunan Pada Tanaman Jagung Sebelum melakukan pengendalian gulma dan pembumbunan sebaiknya dilakukan pengamatan keberadaan populasi rumput-rumput atau gulma yang tumbuh disekitar tanaman (jagung)Penyiangan adalah kegiatan membuang rumput liar/pengganggu yang ikut tumbuh bersama tanaman jagung, Pengendalian gulma merupakan kegiatan membersihkan kebun jagung dari rerumputan atau gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produksi tanaman. Pengendalian gulma bertujuan untuk menghindari penyerapan unsure hara oleh tanaman utama (jagung) dengan tanaman pengganggu (gulma/rumput). Bahan dan Alat : Kored, cangkul, handsprayer, dan herbisida Fungsi bahan dan alat adalah;a. Cangkul digunakan untuk membuang gulma yang tumbuh disekitar tanaman jagung.b. Handsprayer digunakan untuk menyemprot gulma yang tumbuh liarc. Koret dan cangkul digunakan untuk menyiang rumput – rumput atau gulma yang berada di sekitar pohon tanaman (jagung)d. Herbisida seperti Roundup 480 AS, 2 cc/liter air atau Gramaxone, 2 cc/liter air digunakan untuk mengendalikan gulma yang merugikan tanaman (jagung)Macam-macam rumput liar yang sering tumbuh dalam lahan jagung adalah: • Rumput teki• Alang-alang• Kaki/tapakmkuda• Meniran• Krokot Cara penanggulanggan rumput liar atau gulma ini adalah dengan cara:• Langsung dicabut dengan tangan secara beramai-ramai.• Dengan menggunakan herbisida yaitu senyawa kimia yang digunakan untuk membasmi gulma. Pembumbunan adalah penimbunan tanah pada sekeliling tanaman jagung. Caranya adalah sebagai berikut:Pertama-tama kita bersihkan rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman jagung, dengan cara dicabut, Ambil hasil cabutan rumput liar tadi, dan timbun dengan tanah pada sekeliling tanaman jagung. Pembumbunan dilakukan untuk menopang batang jagung agar tidak mudah rebah. Adapun cara membumbun tanaman jagung yaitu;1. Membersihkan lahan2. Menggemburkan tanah dibagian saluran maupun guludan menggunakan cangkul atau koret3. Pengemburan dengan cakul harus dilakukan dengan hati-hati terutama pada media yang dengan dengan tangkal patang/perakaran diushakan tidak buleh terlalu dalam, hal ini bertujuan untuk menghindari tertjadinya pemutusan akar tanaman jagung dari pencangkulan.4. Tanah disaluran antar bedengan yang sudah gembur kemudian diangkat ditimbunkan ke pangkal batang jagung atau ke areal gulutan yang masih berkondidi lebih rendah dari saluran air.5. Pembumbunan dilakukan secara serentak agar pertumbuhan tanaman dapat tumbuh dengan seragam dan berproduksi dengan baik. Penulis : Dalmadi BBP2TP BogorEmail. dmdl2011@yahoo.comSumber Bacaan dan foto : Balitbangtan , dan sumber lainnya