Loading...

PENGENDALIAN MEKANIK DAN BIOLOGI ULAT KANTUNG PADA TANAMAN JAMBU METE

PENGENDALIAN MEKANIK DAN BIOLOGI ULAT KANTUNG  PADA TANAMAN JAMBU METE
Serangan hama menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan kuantitas dan kualitas jambu mete. Ulat Kantung menjadi salah satu hama yang potensial pada tanaman jambu mete sebagai serangga perusak. Ulat ini dapat ditemukan pada daun, cabang dan ranting. Pada kondisi tertentu, ulat ini dapat mengakibatkan tanaman gundul dan tidak berproduksi karena daun jambu mete habis terserang. Penyerangan dimulai dari bawah daun hingga membuat lubang pada daun, akibatnya daun akan berangsur menguning lalu kering dan berguguran karena proses fotosintesis tidak optimal. Bioekologi Ulat Kantung Ciri khas ulat kantung adalah sebagian hidupnya berada di dalam sebuah bangunan mirip kantung yang berasal dari partikel daun, pasir atau ranting-ranting. Ulat instar awal akan tinggal pada pohon tempat ngengat meletakkan telur, kemudian akan menyebar dengan terbawa angin. Ulat akan mulai makan setelah kantung selesai dibuat. Menjelang berkepompong, ulat akan menutup rapat lubang bagian atas dan menggantungkan diri pada tempat dia hidup. Selanjutnya ulat akan membalik posisinya di dalam kantung dengan mengubah posisi kepala yang sebelumnya berada di bagian atas menjadi berada di bagian bawah kantung. Ulat yang tidak mengubah posisinya sebelum berkepompong, biasanya gagal keluar menjadi ngengat. Ulat kantung dapat berkembang mencapai ukuran 2,5 cm sebelum akhirnya menjadi pupa. Pupa dari ulat kantung dewasa menempati tanaman inang hingga menjadi ngengat. Masa kepompong berkisar antara 7 – 10 hari. Perbedaan ulat kantung jantan dan ulat kantung betina adalah ulat kantung jantan akan menjadi ngengat yang keluar dari kantung bagian bawah dan meninggalkan kantungnya, sedangkan ulat kantung betina akan tetap berada dalam kantung dan tidak berkembang menjadi ngengat namun berbentuk serupa dengan belatung tanpa mulut, mata, tungkai dan antena. Ngengat yang berasal dari ulat kantung jantan memiliki sayap sepanjang 10 – 20 mm dan memiliki tubuh hitam serta antena berbulu dan akan terbang untuk mencari betina guna melakukan proses kawin. Populasi ulat kantung akan berkembang dalam jumlah yang tinggi setiap tahunnya. Pengendalian Hama Ulat Kantung Pengendalian hama ulat kantung secara kimiawi harus dikurangi. Hal ini dikarenakan dampak penggunaan insektisida kimiawi selain menyebabkan pencemaran lingkungan juga mengakibatkan musuh alami hama tersebut menjadi punah serta terakumulasinya bahan kimia tersebut pada buah jambu mete yang akan membahayakan manusia. Untuk itu pengendalian hama ulat kantung dapat dilakukan secara mekanik/fisik dengan cara mengambil secara langsung ulat kantung dan membunuhnya atau dengan mengatur lingkungan sehingga tercipta kondisi yang tidak ideal bagi perkembangbiakan ulat kantung. Selain cara mekanik, pengendalian ulat kantung dapat dilakukan secara biologi yaitu menggunakan jamur Beauveria Bassiana Vuillemin. Pembuatan pestisida dari jamur Beauveria Bassiana Vuillemin dapat dilakukan dengan cara perbanyak jamur ini pada medium jagung yang telah digiling, kemudian diinokulasikan selama 14 hari. Setelah jamur tumbuh, kemudian dikeluarkan secara perlahan. Remas-remas jamur yang telah dikeluarkan tadi sehingga spora tidak menempel lagi pada jagung. Ayak spora tersebut sehingga benar-benar bersih dari butiran jagung. Campurkan spora tersebut pada larutan tween 80 sebanyak 0.2 ml/liter lalu aduk secara merata. Kemudian semprotkan pada bagian tanaman jambu mete yang terserang hama ulat kantung. Penggunaan larutan ini mampu menekan hama ulat kantung sebesar 52%. Selain penggunaan jamur Beauveria Bassiana Vuillemin, pengendalian biologi ulat kantung juga dapat menggunakan daun Mimba. Penggunaan daun mimba dapat menekan populasi hama Ulat Kantong sebesar 87%. Kombinasi daun Mimba dengan daun Sirsak juga efektif menekan serangan ulat kantong. Penulis : Mugi Lestari (PP BPPSDMP Kementan) Sumber : Gusti Indriati dan Khaerati, 2013. Ulat Kantung (Lepidoptera : Psychidae) Sebagai Hama Potensial Jambu Mete dan Upaya Pengendaliannya. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 19 (2) Agustus 2013. ___________, 2017. Tips Pengendalian Hama Ulat Kantung Pada Daun Pohon Jambu Mete. https://www.infoagribisnis.com