Loading...

Pengendalian Walang Sangit Secara Alami Ramah Lingkungan

Pengendalian Walang Sangit Secara Alami Ramah Lingkungan
Leptocarixa oratorius atau walang sangit lebih dikenal karena baunya yang menyengat. Serangga bertubuh ramping dengan antena panjang ini bisa menyerang bulir padi saat fase pemasakan atau masak susu. Serangannya dengan cara menusuk dan menghisap bulir padi, sehingga menjadi hampa. Bulir padi yang terserang akan meninggalkan bekas tusukan berwarna kuning dan bisa dihisap berkali-kali hingga berubah coklat. WALANG SANGIT SEBAGAI PENGGANGGU TERHADAP TANAMAN PADI PADA KWALITAS PRODUKSI Walang sangit pada umumnya berperan sebagai pengrusak kwalitas bulir padi atau sebagai (Hama) Bersayap 2 pasang dan berwarna coklat Perannya penghisap bulir padi yang sedang masak susu Aktip di lapangan mulai sore hari sampai pagi jam 09.00 Apabila di siang hari biasanya turun bersembunyi dibawah tanaman atau di rerumputan SARANA PEMBUATAN UMPAN ALAT : Ajir ukuran 2cm dengan panjang 2 m Benang Bangunan panjang 1 meter Pisau Sabut kelapa Botol Aqua ukuran 1,5 liter BAHAN : Terasi Air Minyak Goreng Cara membuat media umpan Ambil terasi yang sudah disediakan dan minyak goreng, kemudian masukan kedalam ember yang sudah terisi air Gunakan sarung tangan sebelum mencampur media, karena nantik aroma terasi sangat cukup menyengat Terasi tersebut Diremas – remas sampai rata dan tidak ada gumpalan terasi dalam larutan tersebut Media umpan sudah siap digunakan atau mencelupkan sabut kelapa yang sudah disediakan untuk dipasang di lapangan Cara aplikasi di lapangan Tancapkan perangkap walang sangit yang sudah di sediakan jarak penancapan perangkap atau ajir dari pematang 1 - 1,5 meter Sedangkan jarak antar ajir perangkap minimal 5 sampai 6 miter. Atau tergantung persedian perangkap yang sudah dibuat, lebih banyak lebih baik Amati dan ambil populasi walang sangit yang ada di dalam perangkap setiap pagi Perlakuan ini di kerjakan sekitar 2 minggu sampai tanaman berumur 80 hari setelah tanam KEUNTUNGAN CARA PERANGKAP WALANG SANGIT Murah dan mudah dilakukan oleh petani di sawah Relatip aman terhadap musuh Alami Tidak menimbulkan keracunan bagi tanaman atau pada petani itu sendiri Tidak akan menimbulkan kekebalan terhadap OPT walang sangit Pengendalian seperti ini juga bisa menciptakan ekosisten yang kondusif Penulis : Julaihin BPP Pakuniran