Loading...

Penggunaan MPHP Pada Budidaya Cabe Merah

Penggunaan MPHP Pada Budidaya Cabe Merah
Penggunaan MPHP pada Budidaya Cabe Merah Wilayah kerja BPP Darul Imarah khususnya WKPP Daroy I merupakan salah satu wilayah yang sangat cocok dibudidayakan tanaman cabe merah, karena iklimnya sangat bagus untuk tanaman cabe merah. Penggunaan mulsa plastik hitam perak (MPHP) yang dianggap baik di daerah subtropis adalah yang berwarna hitam dengan ketebalan 50 mikron. Adaptasi atau pengembangan teknologi sistem Mulsa Plastik dirintis oleh Jepang dan Taiwan yang memperkenalkan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP). MPHP ini memiliki dua muka dan dua warna, yaitu muka pertama berwarna hitam dan muka kedua berwarna perak. Warna hitam untuk menutup permukaan tanah, warna perak sebagai permukaan atas tempat menanam suatu tanaman budidaya. Tanaman cabai merah sebagai salah satu tanaman hortikultura yang banyak sekali dikonsumsi, merupakan tanaman yang terpengaruh pertumbuhannya apabila iklim mikro di sekitar tanaman mengalami perubahan. Berdasarkan penelitian Hamdani (2008), perbedaan suhu tanah antara perlakuan tanpa mulsa dan mulsa jerami pada pagi hari tidak berbeda, tetapi mulsa plastik hitam perak menunjukkan suhu tanah yang lebih tinggi, sedangkan pada sore hari mulsa jerami menunjukkan suhu yang lebih rendah dibandingkan dengan suhu tanah tanpa mulsa dan mulsa plastik hitam perak. Warna perak pada mulsa akan memantulkan cahaya matahri sehingga proses fotosintesis menjadi lebih optimal, kondisi pertanaman tidak perlu lembab, sehingga mengurangi serangan penyakit dan mengusir serangga-serangga pengganggu tanaman seperti Thirps dan Aphids. Sedangkan warna hitam pada mulsa akan menyerap panas sehingga suhu disekitar perakaran tanaman menjadi hangat. Selain itu warna hitam juga mencegah sinar matahari menembus kedalam tanah sehingga benih-benih gulma tidak akan tumbuh. Chairumansyah (2010) menjelaskan bahwa keuntungan bertani sistem MPHP antara lain; pemberian pupuk dapat dilakukan sekaligus total sebelum tanam. Warna hitam dari mulsa menimbulkan kesan gelap sehingga dapat menekan rumput-rumput liar atau gulma, memantulkan sinar matahari, sehingga dapat mengurangi hama aphis, trips dan tungau, serta secara tidak langsung menekan serangan penyakit virus. Penggunaan mulsa plastik hitam perak menjaga buah cabai yang berada di atas permukaan tanah terhindar dari percikan air tanah sehingga dapat mengurangi resiko berjangkitnya penyakit busuk buah. Wijayanti et al. (2007) menjelaskan bawha penggunaan mulsa plastik hitam perak pada budidaya krisan menunjukkan populasi Thrips spp. terkecil (1-6 ekor/bunga), persentase kerusakan bunga (1-33%) terendah dan intensitas kerusakan bungan terendah (0-29%). Penggunaan mulsa plastik hitam perak dapat menekan tingkat kerusakan buah cabai akibat anthraknosa(Uhan dan Nurtika, 1995). Setiadi (2008) menjelaskan bahwa pengalaman petani diperoleh bahwa hasil yang terbaik akan dicapai bila menggunakan mulsa plastik hitam perak. Alasan menggunakan mulsa plastik hitam perak tersebut lebih baik ialah plastik dapat memantulkan cahaya serta menjaga kstabilan suhu dan kelembapan tanah sehingga menjamin kondisi yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Menggunakan mulsa plastik hitam perak meningkatkan hasil panen cabe 0,8-3,4 to/ha pada musim kering dan 2,5-4,9 ton/ha pada musim hujan bila dibandingkan dengan tidak bermulsa. Manfaat dan Fungsi Mulsa Plastik Hitam Perak Untuk fungsi mulsa plastik ini yaitu menjaga wujud tekstur tanah agar tidak kencang kering, serta mencegah tumbuhnya tumbuhan liar atau gulma yang dapat mengganggu tumbuhan induk. Pemakaian pula melindungi tumbuhan dari gangguan binatang penggangu ataupun hama penggangu. Pengontrolan mulsa plastik, lazimnya tak jarang diterapkan pada budidaya tumbuhan dengan metode intensifikasi produksi, contohnya tumbuhan hortikultura berjenis sayur-sayuran. Dengan pengaplikasian mulsa plastik diharap untuk hasil panen bakal menjadi meningkat serta kwalitas dan kwalitas hasil panen bakal lebih bagus lagi. Manfaat Lain Mulsa Plastik Tingkat produksi akan lebih tinggi, peningkatan pada temperatur tanah bakal mengasah tingkat pertumbuhan tumbuhan dan juga mempercepat waktu panen. Mengurangi adanya evaporasi, dengan tertutupnya komponen tanah dengan penerapan mulsa plastik kehilangan air karena evaporasi bakal berkurang, tidak cuma lain itu pada pengaplikasian irigasi tetes pada zona lahan dengan plastik mulsa plastik bakal menjaga kadar kelembaban tanah dan juga meningkatkan kebutuhan air untuk tanaman. Penerapan hama gulma bakal sedikit lebih rendah, mulsa plastik hal yang demikian bakal mengurangi intensitas kadar sinar yang masuk ke dalam permukaan tanah, nah karenanya gulma bakal cenderung tidak bisa tumbuh. Mengurangi beberapa kehilangan hara dari sebagian pupuk, aliran drainase air pada permukaan bakal terbendung oleh mulsa plastik karenanya elemen hara pupuk tidak bakal sirna oleh pencucian. Pengendalian mulsa plastik bakal menjaga banyak gizi untuk tanaman pada area perakaran, karenanya pengaplikasian gizi akan lebih efisien Penulis : Faisal, S. ST Sumber : http://kickfahmi.blogspot.com/2013/10/peranan-mulsa- plastik-hitam-perak-pada.html https://medium.com/@petanisawi5/manfaat-fungsi-mulsa- plastik-hitam-perak-untuk-pertanian