Loading...

Pengobatan Scabies Pada Kambing

Pengobatan Scabies Pada Kambing
Beternak kambing sangat menguntungkan karena dapat memberikan hasil dalam waktu yang relatif singkat. Namun untuk mengembangkan ternak kambing terdapat beberapa hal yang perlu ditanggulangi. Salah satunya adalah penyakit parasit termasuk dalam hal ini adalah penyakit scabies atau kudis. Kerugian akibat parasit pada hewan ternak mencakup pertumbuhan yang terhambat, penurunan bobot badan, penurunan daya kerja dan reproduksi serta dibuangnya bagian – bagian tubuh yang rusak. Scabies adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh tungau sarcoptes scabiei dan bisa menular dari ternak yang terinfeksi ke ternak yang lain. Umumnya ternak yang terinfeksi penyakit ini akan mengalami gangguan rasa nyaman, gelisah, tidak dapat istirahat, dan nafsu makan akan menurun karena rasa gatal yang berat sebagai akibat dari sifat tungau yang merusak jaringan tubuh serta menghisap darah dari hospesnya sehingga mengakibatkan produksi dan produktivitas ternak menurun. Penyakit scabies dapat menyerang ternak kambing yang dipelihara pada kandang yang sangat kotor akibat kurang terawat, pada kondisi lingkungan yang tidak higienis dan pada ternak yang mempunyai kondisi tubuh jelek. Gejalanya adalah gatal-gatal pada daerah yang terserang, kulitnya merah menebal, berkeropeng-keropeng, bulunya rontok, dan badanya kurus. Umumnya hewaqn yang terkena scabies akan gelisah dan menggosok-gosokkan badan ke pohon di dekatnya. Luka akibat gosokan pada pohon tersebut biasanya diikuti oleh infeksi sekunder sehingga perlu penganganan dengan obat anti bacterial (antibiotik). Penyakit scabies dapat dicegah dengan sanitasi kandang dan lingkungannya, disamping dapat juga diobati dengan berbagai cara. Beberapa obat tradisional telah digunakan untuk pengobatan scabies seperti campuran belerang dan minyak kelapa. Belerang dipercaya oleh masyarakat dapat mematikan tungau sarcoptes scabiei karena kandungan sulfurnya, sedangkan minyak kelapa digunakan sebagai pelarut untuk melarutkan belerang. Selain secara tradisional pengobatan juga dengan menggunakan pengobatan modern berupa ivermectin yang merupakan obat anti parasit dan mempunyai efek terhadap berbagai parasit pada hewan. Mekanisme pemberian obat ivermectin adalah dengan diinjeksikan pada hewan. Pada kelompok Sri Kuncoro I pengobatan yang dilakukan adalah secara modern yaitu dengan pemberian ivermectin Penulis : Sutrisno, SP