Loading...

PENGUBINAN UBI JALAR (Ipomoea batatas .L) SUMBER PANGAN LOKAL PETANI KANTEN TRUCUK

PENGUBINAN UBI JALAR (Ipomoea batatas .L) SUMBER PANGAN LOKAL PETANI KANTEN TRUCUK
Pada Bulan Maret 2022 di desa kanten dan sumbangtimun telah diadakan pengubinan pada komoditas Ubi Jalar, petugas PPL, korluh beserta BPS bersinergi untuk melaksanakan pengubinan di desa tersebut dimana Kecamatan Trucuk tepatnya di desa Kanten dan Sumbangtimun sangat prospek dalam Budidaya Ubi Jalar, di setiap tahunnya Ubi Jalar selalu masuk dalam Pola Tanam di desa tersebut.. dengan bekal bermitra pada saat Pascapanen yaitu hasil panen sudah ada pemasok yaitu di pabrik pengolahan saos yang ada di Jawa Tengah, membuat petani Kanten dan Sumbangtimun sangat antusias dalam penanaman dikarenakan perjanjian harga yang sangat memuaskan pihak petani. Di desa Kanten dan sumbangtimun Kecamatan Trucuk sangatlah tinggi disetiap tahunnya untuk produksi panen ubi jalar. Komoditas ini sangatlah cocok dibudidayakan di 2 desa tersebut, selain keadaan tanah yang sesuai pertumbuhan, sinar matahari yang sangat cukup dalam proses pertumbuhan tanpa adanya naungan sehingga dapat secara maksimal dalam proses fotosintesis dalam pertumbuhan Ubi Jalar ini. Komoditas ubi jalar memegang peranan yang cukup penting karena mempunyai banyak manfaat dan nilai tambah seperti digunakan sebagai sumber pangan alternatif (selain nasi), dan bahan baku industri. Nilai tambah dari ubi jalar cukup banyak yang dapat diperoleh dengan cara pengolahan ubi jalar segar. Kandungan karbohidrat ubi jalar tergolong Low Glycemix Index (LGI 54), yaitu tipe karbohidrat bila dikonsumsi tidak akan menaikkan gula darah secara drastis, sehingga ubi jalar aman bila dikonsumsi oleh penderita diabetes. Selain itu ubi jalar juga mengandung serat pangan tinggi yang baik bagi pencernaan (Murtiningsih dan Suryanti, 2011). Dikenal dengan istilah ketela rambat yang termasuk ke dalam jenis tanaman palawija dan dapat berfungsi sebagai pengganti bahan makanan pokok (beras) karena merupakan sumber karbohidrat. Tanaman ubi jalar sudah dikenal dan dibudidayakan secara turun temurun oleh sebagian masyarakat sebagai sumber karbohidrat, bahkan di beberapa daerah digunakan bahan makanan pokok. Ubi jalar merupakan tanaman yang tumbuh menjalar di atas tanah dan menghasilkan umbi dalam tanah serta dapat tumbuh pada lahan yang kurang subur, dengan catatan tanah tersebut diolah terlebih dahulu menjadi gembur. Ubi jalar bisa dipanen setelah 3-4 bulan. Pada Saat pemanenan Korluh dan PPL beserta petugas dari BPS melaksanakan pengubinan dilahan Ubi Jalar untuk mengetahui produksi yang dihasilkan ditahun ini, Pengubinan ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022 dimana saat ini puncak-puncaknya panen Ubi Jalar, dengan ukuran pengubinan 2.5 x 2.5m petugas bersama petani menimbang hasil yang didapatkan yaitu 24.62 kg setara dengan 39.392 ton/ha. Hasil pengubinan ini cukup tinggi dibanding dengan tahun 2021 tetapi harga saat ini ditingkat petani hanya Rp. 1500,-/kg. tetapi bagi petani ini sudah sangatlah menguntungkan daripada tahun sebelumnya. Petani tetap optimis dan selalu bersyukur dalam bercocok tanam, dengan selalu tersenyum dengan hasil produksi berapapun membuat petugas selalu bangga dan lebih giat aktif selalu mendorong, membina dan bersinergi dengan para petani dalam mewujudkan dan meningkatkan Ketahanan Pangan untuk mencapai Lumbung Pangan Nasional. oleh Diah Ayu Ningrum, SP - PPL Kec. Trucuk, Kab.Bojonegoro