PENINGKATAN KAPASITAS DAN KESEJAHTERAAN PETANI MELALUI PENERAPAN AGROINPUT BERKELANJUTAN YANG DIKEMAS DALAM REMBUG TANI Pemerintah kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso untuk tahun anggaran 2020 telah mengadakan kegiatan Percontohan (Demplot ) penerapan Agroinput Organik dalam Budidaya Tanaman Padi dan Tanaman Jagung Kegiatan ini mempunyai tujuan Sebagai wahana pembelajaran bagi petani Mengurangi ketergantuan penggunaan bahan kimia dan mengganti dengan bahan alami yang ramah lingkungan pada usaha Budidaya Tanaman Meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha tani Meningkatkan pendapatan petani. Khusus di kecamatan Maesan dilaksakan Demplot Agroinput organic sebanyak 21 unit, terdiri 17 unit untuk komodtas Padi dan 4 unit untuk komoditas Jagung. Dari jumlah demplot sebanyak 21 unti tersebut, 16 unit (76 %) telah di panen dan dilaksanakan Ubinan. Untuk Komoditas padi, dari pelaksanaan ubinan di peroleh hasil rata – rata 6,6, kg dari petak sampel (2,5 M X 2,5 M) dari hasil sampel tersebut, maka dengan koreksi 80 % diperoleh nilai produktivitas sebesar 84, 48 kwintal per Hektar, nilai ini 34 % lebih tinggi dibanding dengan target Produktivitas Kabupaten Bondowoso untuk tahun 2020 (63,00 kwintal per hektar) Melihat kenyataan ini, maka kegiatan Demplot Agroinput bisa dikembangkan untuk mendukung pembangunan pertanian khususnya di kecamatan Maesan. Berkaitan dengan kepentingan tersebut diperlukan wadah diskusi sekaligus silaturohmi dalam bentuk Rembug Tani yang pelaksanaan difasilitasi oleh Penyuluh Pertanian Wilayah Kecamatan Maesan pada rabu, tanggal 24 maret 2021, yang dihadiri oleh para ketua kelompok tani sekecamatan maesan, diskusi yang intinya program kegiatan pelatihan AgroInput Organik yang di lakukan pada Tahun Anggaran 2020 agar di lanjutkan sehingga bisa memberikan solusi pada pengurangan jatah pupuk subsidi dari pemerintah pusat. Hadir juga dalam acara ini Kepala Kecamatan Maesan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura yg di wakili oleh Kasi Pascapanen TPH Kepala Bidang Penyuluhan yang di wakili oleh Kasi Kelembangaan. Koordinator KJF Dinas Pertanian Kab. Bondowoso, HASIL INPUT YANG DIHARAPKAN Peningkatan Kapasitas petani Diperoleh solusi pemecahan masalah yang dihadapi petani dalam menjalankan usaha taninya Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut untuk penerapan Agroinput untuk Petani / Kelompok Tani lainnya OUTPUT Terjadinya perubahan PSK dalam menjalankan Usaha Tani yang berbasis pada Penggunaan sarana yang ramah lingkungan dan menguntungkan Peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya Tersusunnya materi penyuluhan sesuai kebutuhan petani Kesimpulan Dari hasil rembug tani yang diadakan di kecamatan maesan iyalah RDKK Petani yang tidak terdaftar dalam erdkk di harapkan dengan datang ke PPL atau pro aktif untuk mendaftarkan lahannya kepada ppl dengan membawa KTP, KK, dan SPPT lahan yang dikerjakan RTL (rencana tindak lanjut) dalam kegiatan agroinput Penanggung jawab dan pendamping kegiatan : ppl desa setempat Pelaksana : ketua poktan Jumlah demplot : minimal sesuai jumlah dusun di desa setempat Luas per unit : 0, 25 hektar Komoditas : dipilih dari komoditas unggulan wilayah kecamatan maesan (padi ) bila lebih dari 1 unit , dipilih komoditas cabai rawit Waktu pelaksanaan : Tahun 2021 (Sesuai Musim Tanam Komoditas ) Pupuk Kimia Yang Digunakan (Untuk Npk) : Phonska Plus MAESAN SATU, MAESAN DUA ITU TEMBAKAU ANDALAN KITA PENYULUH,PETANI BAGAI PINANG DIBELAH DUA BEKERJA UNTUK SWASEMBADA NEGARA INPARI 32, INPARI 42 SEMUA PADA BAGUSNYA PETANI SEJAHTERA BANGSA BERJAYA ITU PROGRES KITA BERSAMA. JAYALAH PERTANIAN, SEJAHTERA PETANI JAYALAH NEGERI. BPP COngkrong Teruslah maju ADM/RW