Upaya peningkatan kapasitas SDM Penyuluh Pertanian dalam mendukung program Kostratani terus dilakukan. Sehubungan dengan hal itu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan telah mengadakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Penyuluh Pertanian pada hari Kamis (19/11/2020) bertempat di Gedung Pertemuan Balitseral Maros. Rencana semula kegiatan ini akan menghadirkan semua Penyuluh Pertanian yang ada di Kabuapten Maros tetapi karena masih dalam kondisi Pandemic Covid 19 maka hanya 75 peserta saja, dan semua peserta diharuskan mengikuti protokoler kesehatan yaitu tetap memakai masker, menggunakan handsanitidzer dan menjaga jarak satu sama lain. Penyuluh yang tidak sempat hadir tetap mengikuti kegiatan ini melalui zoom video. Kegiatan diawali dengan laporan dari Kepala BPTP Sulawesi Selatan Dr.Ir.Abdul Wahid, MS. Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan langkah dalam mendukung program Kostratani khususnya di Kabupaten Maros. Penyuluh sebagai ujung tombak pertanian harus menyatukan langkah dalam melaksanakan penyuluhan, bergerak dari hulu ke hilir dan nantinya akan berpusat di Kostratani. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros Ir. H. Muhammad Alfian Amri, MSi menyampaikan terima kasih karena telah difasilitasi dalam upaya peningkatan kapasitas penyuluh di Kabupaten Maros. Lanjut beliau sampaikan baha jumlah penyuluh semakin berkurang, sementara kegiatan penyuluhan harus terus berlanjut, karena itu peningkatan SDM Penyuluh sangat diperlukan. Kostratani merupakan “Rumah Bersama” yang harus dilengkapi dengan data yang mendukung kegiatan pertanian, sesuai dengan peran dari Kostratani yaitu: (1) Sebagai Pusat data, (2) Pusat Pembangunan Pertananian, (3) Pusat Pembelajaran, (4) Pusat Konsultasi, dan (5) Pusat Jejaring Bisnis. Hal senada juga disampaikan oleh Ir. Amiruddin Syam, MS dalam penyajian materinya yaitu Pengantar KOSTRATANI. Materi lain yang disajikan dalam pelatihan ini adalah Varietas Unggul Baru Tanaman Jagung yang disampaikan oleh Peneliti dari Balitsereal Ir. Syafruddin, MS dan Materi Prospek Pengembangan Tanaman Porang oleh A.Arifuddin Paulangi, SP. Diakhir acara kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Ir. Fadjry Djufri, MSi. Disela kesibukannya beliau menyempatkan untuk hadir menyapa penyuluh yang ada di Kabupaten Maros dan memberi semangat serta motivasi agar penyuluh tetap bekerja dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat karenanya pertanian tidak boleh berhenti meski dalam kondisi pandemic seperti saat ini. Sebagai garda terdepan penyuluh harus terus meningkatkan kapasitas SDM dengan mengikuti perkembangan teknologi dan terus melakukan pengkajian potensi yang ada di wilayah kerjanya. Terakhir, beliau menghimbau agar dalam menjalankan tugasnya penyuluh harus tetap memperhatikan kesehatan dengan mengikuti protokoler kesehatan. Tidak ada Keringat yang mengingkari Hasil. Pertanian Maju Mandiri Moderen Penulis : Wahida, SP., M.Si (Penyuluh Pertanian BPP Lau)