Loading...

PENINGKATAN KWALITAS BIJI KAKAO DENGAN FERMENTASI

PENINGKATAN KWALITAS BIJI KAKAO DENGAN FERMENTASI
Kabuapten Trenggalek merupakan salah satu kota yang memiliki rumah pengolahan coklat yang terkenal dengan nama House Of Chocolate (HOC). Kebutuhan bahan baku coklat berasal dari kelompok-kelompok binaan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek. Salah satu kecamatan sentra kakao adalah Kecamatan Dongko. Dalam memujudkan permintaan bahan baku pengolahan coklat para kelompok tani melakukan fermentasi kakao. Demikian juga halnya dengan kelompok tani di Desa Sumberbening melakukan praktek fermentasi kakao. Tujuan dari fermentasi kakao adalah untuk menghasilkan biji kakao dengan cita rasa yang tinggi. Syarat buah kakao yang akan difermentasi adalah buah yang terbebas dari serangan hama penyakit. Sedangkan alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu : Kotak fermentasi Alat pemecah Daun pisang Adapun tahapan fermentasi adalah sebagai berikut : Pisahkan buah kakao yang bagus (terbebas serangan hama dan penyakit) Pecahkan dengan alat pemecah (benda tumpul) Masukkan biji yang sehat kedalam wadah fermentasi Tutup dengan daun pisang Pada hari ke 3 (setelah 48 jam) dilakukan pembalikan agar fermentasi biji merata. Pada hari ke 6 biji-biji kakao dikeluarkan dari kotak fermentasi Fermentasi dapat berhasil ditandai dengan suhu yang semakin turun dengan terciumnya bau amonia. Setelah itu biji dicuci agar kenampakan menarik dan warna coklat cerah. Tahapan terakhir yaitu penjemuran biji kakao sampai kering. Penulis : Lely Maria Mustaqhfirah, SP