Loading...

PENINJAUAN LAPANGAN KAWASAN PENGEMBANGAN KOMODITAS JAGUNG TERKAIT KEGIATAN FOOD ESTATE PASAMAN BARAT

PENINJAUAN LAPANGAN KAWASAN PENGEMBANGAN KOMODITAS JAGUNG TERKAIT KEGIATAN FOOD ESTATE PASAMAN BARAT
Komisi II DPRD propinsi Sumbar hari ini Kamis, 1 Juli 2021 mengadakan peninjauan lapangan terkait pembahasan RPJMD masing- masing komisi dimana komisi II membidangi ekonomi meliputi sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, perikanan dan peternakan. DPRD komisi II yang melakukan kunjungan ada dari tiga fraksi yaitu Gerinda (Ibuk Yunisra Syahiran, S.Pd), PDIP (Ibuk Leliarni, S.Pd, M.Si) dan PKS (Bpk. Drs. Nurfirman Wansyah, M.M, Apt) Peninjauan lapangan ini diadakan langsung di lahan petani jagung yaitu poktan Bancah Kariang IV Koto Kinali Pasaman Barat. Selain dihadiri para petani, para undangan terkait yang hadir adalah Kadis PTPH Propinsi dan rombongan, Kadis TPHP Pasbar dan para PPL kecamatn Kinali, Kadis Perkebunan, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Kinali serta perangkat Nagari Kinali Camat Kinali Bpk. Bakarudin menyampaikan apresiasi kepada para petani dan penyuluh yang telah berhasil menjalankan program DTPHP sehingga pertanian di kecamatan Kinali sudah maju dan berhasil dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas utama seperti padi dan jagung, begitu juga di sektor perkebunan dan ketahanan pangan sudah banyak memberikan fasilitasi dan bantuan pemerintah kepada petani seperti pekarangan pangan lestari kepada kelompok wanita tani, program bantuan peremajaan kelapa sawit kepada petani sawit yang mau replanting kebunnya, perbaikan jalan usahatani, dll. Camat juga berharap dengan adanya pertemuan ini, petani bisa menyampaikan langsung aspirasinya kepada wakil rakyat para anggota komisi II DPRD propinsi ini untuk membantu kebutuhan petani dalam meningkatkan usahataninya Sesuai dengan visi dan misi propinsi Sumbar yang akan menjadi lumbung padi dan jagung nasional, dalam upaya itu pemprop sudah mengalokasikan anggaran APBD propinsi sebesar 10% untuk pengembangan sektor pertanian. Rencana pembangunan pertanian terpadu tersebut salahsatunya adalah pengembangan kawasan lumbung pangan (food estate) komoditas jagung di Pasbar karena merupakan kabupaten sentra jagung di Sumbar. Berdasarkan informasi Kadis Perkebunan dan Tanaman Pangan Hortikultura Sumbar diwakili Bpk Yustiadi, rencana tahun 2022 adalah pembangunan koorporasi petani komoditas jagung. Di Pasbar ini rencana pengembangan kawasan food estate komoditas jagung ini meliputi petani/ gapoktan di tiga kecamatan yaitu Kinali, Luhak Nan Duo dan Pasaman. Secara keseluruhan luas tanam jagung pertahun di Pasbar mencapai 44.000 Ha tersebar disemua kecamatan, namun yang menjadi sentra tanaman jagung ada pada tiga kecamatan tersebut ujar Kadis TPHP Bpk Sukarli. Koorporasi petani ini nantinya akan mengelola usahatani petani secara bersama, gabungan gapoktan bersama yang akan membentuk sebuah kelembagaan ekonomi/ BUMP badan usaha milik petani. BUMN ini akan mengelola pertanian mulai dari hulu hingga hilirisasi, dari budidaya sampai pengolahan hasil pertanian dan pemasarannya, sehingga koorporasi petani ini diharapkan nanti mempunyai bargaining terhadap hasil produksinya dengan pihak luar/ mitra Diakhir diskusi, para petani berharap kepada para pejabat, stake holder terkait memperhatikan dan memberikan solusi bantuan untuk mendukung usahtaninya. Beberapa persoalan yang disampaikan petani seperti jalan pertanian yang masih buruk, jaringan irigasi tersier yang banyak rusak, kekurangan alsintan di poktan, kelangkaan pupuk bersubsidi, serangan OPT ulat grayak pada jagung dan bantuan ternak ayam kampung. Semua persoalan tersebut sudah didengar dan ditampung oleh para pejabat yang hadir, semoga setelah pertemuan ada resolusi yang cerah buat persolan petani tersebut sehingga petani bahagia dalam berusahatani karena fasilitasi mendukung usahataninya lengkap dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas serta nilai jual hasil produksi dan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Pertanian Maju, Mandiri dan Modern. Petani Sejahtera, Bangsa Berjaya (By: Zuhelmi/ PPL Kinali)