Loading...

Pentingnya Perencanaan Dalam Memulai Bisnis

Pentingnya Perencanaan Dalam Memulai Bisnis
Bisnis pada pada dasarnya menjanjikan kekayaan, kesenangan dan kemakmuran jika kita bisa memainkanya dengan baik namun Tidak semua orang mempunyai bakat untuk melakukan BISNIS, mungkin setiap orang bisa bermimpi, dan bisa berharap, akan tetapi kegiatan bisnis tidak akan semudah yang dibayangkan.Untuk memulai bisnis membutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak sedikit untuk mencapai kesuksesan, resiko bisnis besar atau kecil akan selalu ada,hal tersebut dapat dikurangi resikonya dengan adanya perencanaan bisnis, yang diantaranya :1. Aspek Teknologi InformasiDengan berkembangnya teknologi ada baiknya memanfaatkannya untuk mencari informasi baik melalui media cetak maupun elektronik serta referensi sebanyak – banyaknya mengenai bisnis yang dipilih. Selain itu dengan adanya teknologi informasi dapat terus mengikuti perkembangan yang ada melalui browsing di internet. 2. Aspek PasarAspek pasar dapat dilakukan dengan mempelajari tren yang sedang berkembang. Ikuti pula pola pembelian dan pola pikir konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Tetapkan target pasar serta cari tau siapa kompetitor dan strategi distribusi maupun pemasaran yang akan diterapkan sehingga menggungguli kompetitor. 3. Aspek ProdukDengan membuat produk seunik dan seinovatif mungkin, hal ini adalah peluang baik dari sisi pemasaran, karena meskipun tanpa modal besar efek dari "buzz marketing" akan memudahkan pemasaran. Apabila produk yang dijual berupa produk kemasan seperti makanan, minuman maka dituliskan nomor BPPOM,MUI dan DEPKES sehingga tidak menimbulkan keraguan komsumen untuk mengkomsumsinya. 4. Aspek LegalAspek legal meliputi segala hal yang berhubungan dengan surat menyurat, legalitas perusahaan. Dengan adanya aspek legal akan mempermudah pengurusan pajak dan hukum dalam suatu perusahaan. 5. Aspek FinansialAspek finansial tidak dapat dipungkiri sebagai sesuatu yang penting untuk mengetahui langkah yang akan digunakan dalam perencanaan keuangan. Dalam perencanaan tahap pertama yang dilakukan yaitu membuat perhitungan besarnya dana yang digunakan untuk berbisnis atau biasa disebut biaya "start up" atau biaya investasi. Biaya investasi yaitu biaya yang harus dikeluarkan misalnya pembelian mesin atau peralatan, pembayaran sewa tempat, biaya operasional. Selain itu perlu juga diperhitungkan biaya omzet, profit serta perhitungan balik modal (break event point) . 6. Aspek Sumber Daya ManusiaKaryawan merupakan aset perusahaan sehingga diperlukan memilih orang-orang yang ahli di bidangnya. 7. Aspek Manajemen dan OrganisasiPembuatan struktur organisasi akan mempersempit ruang lingkup sehingga memberi batasan tugas dan wewenang karyawan.Jadi sekalipun bekerja sendiri, masih dapat bekerja dengan sistem yang telah dibuat. Diharapkan dengan adanya perencanaan dalam memulai bisnis akan lebih memudahkan dalam memulai bisnis yang direncanakan,sehingga dapat mencapai target yang diinginkan. (hevymay). Sumber : http://technopreneurcamp.blogspot.co.id/,berbagai sumber.