Loading...

Penyakit Bercak Daun dan Busuk buah pada tanaman Cabai

Penyakit Bercak Daun dan Busuk buah pada tanaman Cabai
1.Penyakit Bercak daun (Cercospora capsici Heald et Wolf)Morfologi dan daur penyakit Bercak DaunKonidium cendawan ini berbentuk gada panjang bersekat 3 – 12 konidiofor pendek, bersekat 1 – 3 , cendawan dapat terbawa oleh benih dan bertahan pada sisa-sisa tanaman sakit selama satu musim. Cuaca yang panas dan basah membantu perkembangan penyakit. Penyakit dapat timbul pada tanaman muda di persemaian, meskipun cenderung lebih banyak pada tanaman tua. Pada musim kemarau dan pada lahan yang mempunyai drainase yang baik, penyakit ini kurang berkembang.. Gejala Serangan. Gejala serangan penyakit pada daun berupa bercak kecil berbentuk bulat dan kering. Bercak meluas sampai diameter sekitar 0,5 cm. Pusat bercak berwarna pucat sampai putih dengan warna tepi lebih tua. Bercak yang tua dapat menyebabkan lubang. Apabila terdapat banyak bercak maka daun cepat menguning dan gugur, atau langsung gugur tanpa menguning lebih dahulu. Bercak sering terdapat pada batang, tangkai daun maupun tangkai buah, namun pada buah jarang dijumpai. Kadang-kadang penyakit ini menyerang cabai di persemaian.Cara Pengendalian Pengendalian dapat dilakukan dengan melakukan pergiliran tanaman, perbaikan drainase, penggunaan bibit sehat, melakukan sanitasi, eradifikasi selektif terhadap tanaman terserang.Pengendalian kimia dengan aplikasi fungisida. 2. Penyakit Busuk Buah Antraknosa (Patek) : colletotrichum capsiciMorfologi dan daur penyakitC. capsici mempunyai banyak aservulus., tersebar di bawah kutikula atau pada permukaan, berwarna hitam dengan banyak seta. Seta berwarna coklat tua, bersekat, halus dan meruncing ke atas. Konidium berwarna hialin, berbentuk tabung, ujung-ujungnya tumpul atau bengkok seperti sabit. Konidium dapat disebabkan oleh angin. Cendawan pada buah masuk ke dalam ruang biji dan menginfeksi biji, sehingga dapat menginfeksi persemaian yang tumbuh dari benih yang sakit. Cendawan yang menyerang daun dan batang tidak dapat menginfeksi buah. Cendawan dapat bertahan dalam sisa – sisa tanaman sakit. Pada musim kemararau pada lahan yang berdrainase baik perkembangan penyakit kurang . Perkembangan penyakit sangat baik pada suhu 30 0C. Perkembangan lebih cepat pada buah yang lebih tua, sedangkan pada buah muda lebih cepat gugur karena infeksi.Gejala Serangan C. capsici menimbulkan bercak coklat kehitaman pada permukaaan buah, kemudian menjadi busuk lunak. Pada bagian tengah bercak kumpulan titik hitam yang merupakan kelompok seta dan konidium. Serangan yang berat menyebabkan seluruh buah keriput dan mengering. Warna kulit buah seperti jerami padi. Buah cabai yang terserang cendawan ini tampak berbintik-bintik kuning yang akan membesar membentuk seperti lingkaran konsentris.Cara PengendalianPengendalian dapat dengan cara melakukan pergiliran tanaman, perbaikan drainase, penanaman varietas yang tahan, pengaturan jarak tanam yang tidak terlalu rapat, eradikasi selektif dan sanitasi kebun. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : BPTP Sumatera selatan.Sumber Gambar : rumah-hijauorganik.blogspot